Pokdarwis Beo Mano Salurkan Bantuan untuk 50 KK Terdampak Gempa

  • 19 Agt 2026 21:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu lalu menerima bantuan sembako dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Beo Mano, Rabu, 19 Agustus 2026.

Penyaluran bantuan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Bantuan disalurkan secara door to door ke sejumlah kampung di Kelurahan Mandosawu, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, yakni Mano, Nancang, Alang, Weri Waso, Muntung Ata, sebagian Pelus, dan Golo Laci.

Ketua Pokdarwis Beo Mano, Denny, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian kelompoknya terhadap warga di sekitar kawasan wisata yang terdampak gempa. Menurutnya, Pokdarwis tidak hanya berfokus pada pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar kawasan wisata.

"Banyak rumah di Kelurahan Mandosawu ini rumahnya hancur karena gempa kemarin," ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada RRI, Senin 17 Agustus 2026.

Denny mengatakan, bantuan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan baik ringan maupun berat akibat gempa. Penentuan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data dari kelurahan dan gereja, serta hasil peninjauan langsung terhadap kondisi fisik bangunan di lapangan.

"Data yg kami pertimbangkan adalah minta data di kelurahan,Geraja dan juga melihat fisik di Lapangan," ucapnya.

Dikatakan Denny, bantuan yang disalurkan berupa 250 kilogram beras, telur, mi instan, dan sabun mandi. Meski jumlah bantuan masih terbatas, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak gempa.

Lebih lanjut, Denny mengungkapkan, dirinya bersama anggota Pokdarwis tergerak untuk membantu setelah melihat langsung kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal dan tidak dapat kembali menempati rumah mereka.

Ia menyebutkan, sejumlah warga mengalami kerusakan rumah dengan kondisi cukup parah. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat, tetap menjadi perhatian dalam penyaluran bantuan.

Denny berharap pemerintah setempat turut melakukan aksi serupa. Menurutnya, kehadiran pemerintah diperlukan untuk memastikan warga terdampak mendapatkan penanganan dan bantuan sesuai kebutuhan.

"Kami juga berharap ada uluran tangan dari pihak yang memiliki niat untuk membantu warga yang terdampak gempa, terutama mereka yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati lagi," ungkapnya.

Ia berharap kepedulian terhadap warga terdampak gempa tidak berhenti pada bantuan yang diberikan saat ini. Ia mengajak pihak-pihak yang memiliki kepedulian untuk turut membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Denny juga berharap dukungan dan rezeki yang diperoleh Pokdarwis Beo Mano ke depan dapat kembali disalurkan untuk membantu warga terdampak gempa di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....