Wakil Gubernur NTT Tinjau Dampak Gempa dan Posko Darurat Manggarai Timur

  • 19 Agt 2026 21:38 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma meninjau sejumlah fasilitas umum terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur secara langsung. Kunjungan pada Rabu 19 Agustus 2026 itu menjadi langkah pemerintah provinsi melihat kondisi kerusakan sekaligus kesiapan penanganan bencana di lapangan secara menyeluruh.

Didampingi protokol dan staf, Asadoma mendatangi bangunan perkantoran serta tempat ibadah yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut langsung. Peninjauan itu dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai tingkat kerusakan fasilitas publik setelah guncangan gempa terjadi di wilayah tersebut.

Selain fasilitas umum, Wakil Gubernur mengunjungi Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Manggarai Timur di Rumah Jabatan Sekda. Di posko tersebut, ia memeriksa kesiapan petugas mengelola kebutuhan warga serta bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana setempat.

Peninjauan juga mencakup ketersediaan bantuan agar distribusinya dapat dilakukan tepat sasaran sesuai kebutuhan warga terdampak di lapangan saat ini.

Langkah tersebut penting karena posko menjadi pusat koordinasi pendataan, pelayanan, dan penyaluran bantuan selama masa tanggap darurat bencana.

Gempa sebelumnya mengguncang wilayah NTT dan meninggalkan dampak kerusakan pada rumah serta sejumlah fasilitas masyarakat di daerah terdampak. Kondisi itu membuat pemerintah daerah memperkuat asesmen kerusakan dan memastikan kebutuhan dasar warga menjadi perhatian utama penanganan pascabencana.

Di lokasi terdampak, kehadiran pejabat provinsi memberi ruang bagi pemerintah untuk melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah provinsi diharapkan mempercepat pembacaan kebutuhan lapangan sebelum memasuki tahapan pemulihan pascabencana secara lebih terarah dan terukur.

Sementara itu, Polres Manggarai Timur bersama unsur terkait tetap berada dalam rantai penanganan bencana di wilayah terdampak tersebut. Pengamanan, ketertiban, dan pelayanan masyarakat menjadi bagian penting agar proses evakuasi serta distribusi bantuan berlangsung tanpa hambatan di lapangan.

Sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur penanganan lainnya terus diarahkan untuk menjaga kebutuhan warga tetap terlayani selama darurat. Setelah peninjauan ini, hasil asesmen lapangan menjadi pijakan untuk menentukan langkah pemulihan dan bantuan berikutnya bagi masyarakat terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....