Pemprov Bali Salurkan Bantuan Rp150 Juta untuk Korban Gempa Ende

  • 19 Agt 2026 10:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menyalurkan bantuan senilai Rp150 juta bagi masyarakat terdampak gempa Flores di Kabupaten Ende. Bantuan tersebut diserahkan secara terpusat di Posko Bencana Gempa, Kantor BPBD Kabupaten Ende, Selasa 18 Agustus 2026.

Bantuan diterima langsung Kepala BPBD Kabupaten Ende Marselinus Meta dan disaksikan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu selanjutnya diserahkan kepada posko untuk didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Bantuan yang disalurkan meliputi empat ton beras, mi instan, minyak goreng, air mineral, selimut, matras, sabun mandi, sabun cuci, serta popok bayi. Seluruh kebutuhan tersebut dibelanjakan BPBD Bali setelah berkoordinasi dengan Posko Bencana Kabupaten Ende.

Kepala BPBD Provinsi Bali Gede Teja mengatakan, hasil koordinasi menunjukkan masih terdapat sejumlah kebutuhan yang belum terpenuhi di posko bencana. Kondisi itu mendorong BPBD Bali membeli langsung kebutuhan masyarakat untuk kemudian diserahkan kepada Posko Bencana Kabupaten Ende.

“Kami beli tadi adalah beras, makanan siap saji seperti mi instan, minyak goreng, air mineral, alat-alat kebersihan untuk mandi, sabun cuci, sabun mandi, popok, matras, selimut,” kata Gede Teja. Menurutnya, barang-barang tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang berada di lokasi pengungsian.

Gede Teja menyerahkan sepenuhnya mekanisme distribusi kepada Posko Bencana Kabupaten Ende agar bantuan dapat diarahkan ke wilayah dan masyarakat yang paling membutuhkan. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan pascagempa.

Selain bantuan logistik, Pemprov Bali juga mengirim tenaga kesehatan untuk membantu pelayanan bagi masyarakat terdampak gempa di Flores. Sebanyak lima tenaga medis sebelumnya ditempatkan di Kabupaten Sikka, khususnya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Kecamatan Palue.

Gede Teja mengatakan Pemprov Bali kembali mengirim tim medis dalam jumlah terbatas pada 19 Agustus 2026 dan akan diarahkan ke Kabupaten Nagekeo. Selain tenaga kesehatan, relawan termasuk personel Basarnas Bali juga telah dikirim untuk membantu penanganan bencana di wilayah Flores.

Kepala BPBD Kabupaten Ende Marselinus Meta menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kesetiakawanan sosial Pemprov Bali terhadap masyarakat NTT, khususnya Kabupaten Ende. Ia berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan dan meringankan beban warga yang terdampak gempa.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat meringankan beban bagi masyarakat terdampak gempa,” ujar Marselinus. Ia juga mengapresiasi Pemprov NTT yang memfasilitasi penyaluran bantuan dari Pemprov Bali ke Kabupaten Ende.

Kepala BPBD Provinsi Bali, Kepala BPBD Kabupaten Ende, dan BPBD Provinsi NTT (foto:Kominfo Ende)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....