Polwan Polres Matim Temani Anak Pengungsi Mengaji Ditengah Situasi Bencana

  • 18 Agt 2026 22:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Polwan Polres Manggarai Timur mengajak anak-anak pengungsi mengikuti belajar mengaji di Posko Ronting, Selasa, 18 Agustus 2026 malam. Kegiatan dimulai pukul 19.15 WITA saat warga masih bertahan di posko setelah gempa bumi mengguncang wilayah Manggarai Timur.

Dengan pendekatan humanis, para Polwan mendampingi anak-anak membaca Al-Qur’an dan mengaji secara bersama dalam suasana sederhana di pengungsian. Anak-anak terlihat antusias mengikuti pembelajaran meski kondisi pengungsian terbatas dan aktivitas sehari-hari belum sepenuhnya normal setelah gempa terjadi.

Kegiatan itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk mempertahankan rutinitas belajar sekaligus berinteraksi positif selama berada di pengungsian tersebut. Pendampingan dilakukan dengan sabar agar anak-anak tetap memperoleh kesempatan belajar meskipun menghadapi situasi sulit akibat bencana yang mereka alami.

Selain kegiatan belajar, kehadiran Polwan memberikan dukungan moril dan menciptakan suasana pengungsian yang lebih nyaman bagi anak-anak setempat. Interaksi tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan psikososial untuk membantu anak-anak melewati masa pengungsian dengan lebih tenang bersama.

Kapolres Manggarai Timur melalui personel Polwan menunjukkan pelayanan kepolisian menyentuh kebutuhan sosial masyarakat terdampak bencana secara langsung di lapangan. Pendekatan itu melengkapi penanganan kemanusiaan yang selama ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi di posko tersebut.

Di tengah keterbatasan fasilitas, kegiatan mengaji berlangsung akrab dengan anak-anak tetap fokus mengikuti arahan para pendamping hingga selesai. Suasana tersebut memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mengalihkan perhatian sejenak dari kecemasan dan tekanan selama berada di pengungsian.

Kehadiran Polwan di Posko Ronting memperlihatkan peran kepolisian dalam menjaga keberlanjutan aktivitas anak selama situasi darurat berlangsung setempat.

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 19.15 WITA dan melibatkan anak-anak pengungsi yang berada di lokasi tersebut pada malam itu.

Melalui kegiatan sederhana itu, Polwan membantu menghadirkan ruang belajar dan kebersamaan bagi anak-anak korban gempa di posko pengungsian. Kehadiran personel diharapkan menjaga semangat anak-anak sekaligus memperkuat rasa aman masyarakat selama proses pemulihan pascabencana berlangsung secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....