Kapolri Salurkan 1.300 Paket Sembako bagi Pengungsi Gempa Manggarai Timur
- 18 Agt 2026 23:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau Posko Ronting, Desa Satar Kampas, Manggarai Timur, Selasa 18 Agustus 2026 secara langsung. Kunjungan bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto itu dilakukan untuk melihat kondisi pengungsi dan kebutuhan dasar mereka.
Di lokasi tersebut, sekitar 500 jiwa masih bertahan setelah gempa mengguncang wilayah Manggarai Timur dan memaksa warga mengungsi. Peninjauan itu sekaligus memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau warga yang membutuhkan selama masa tanggap darurat berlangsung di lokasi tersebut.
Kapolri menyerahkan 1.300 paket sembako secara simbolis kepada pengungsi, sebagai dukungan memenuhi kebutuhan pangan selama berada di posko. Setiap paket berisi mi instan, gula, teh celup, kecap, biskuit, beras, dan minyak goreng untuk kebutuhan keluarga pengungsi.
Selain pangan, bantuan mencakup obat-obatan, spons, kendaraan Starling, mainan anak, tenda putih, dan tenda peleton bagi pengungsi setempat. Sebanyak 82 dos selimut, 30 dos ransum, serta 1.500 kantong minyak juga disiapkan untuk memperkuat kebutuhan logistik pengungsi.
Dukungan air turut diberikan melalui tandon, selang, keran, pipa, dan perlengkapan lain untuk menunjang aktivitas pengungsian setiap hari. Bantuan tersebut ditempatkan di Posko Ronting sebelum disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai kebutuhan lapangan secara bertahap dan terukur.
Distribusi bantuan tiba sekitar pukul 11.30 WITA dan berlangsung aman hingga proses pendropingan selesai pada siang hari itu.
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyampaikan keprihatinan dan dukungan kepada warga yang masih menghadapi situasi darurat.
Menurut Titiek, kondisi pengungsian masih darurat sehingga fasilitas dasar, sanitasi, dan air bersih perlu segera diperkuat di lokasi. Pemenuhan kebutuhan tersebut menjadi penting agar pengungsi dapat menjalani masa tanggap darurat dengan kondisi yang lebih layak dan aman.
Polri sebelumnya mengerahkan personel dan dukungan transportasi udara untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, serta pemantauan wilayah terdampak bencana. Di NTT, penanganan gempa melibatkan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, PMI, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya secara bersama.
Bantuan itu diharapkan membantu keluarga pengungsi memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika mereka belum dapat kembali ke rumah masing-masing sementara. Penyaluran juga menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan kemanusiaan agar kebutuhan mendesak warga tetap tertangani selama situasi darurat.
Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait terus diarahkan agar distribusi bantuan menjangkau titik pengungsian terdampak lainnya. Kehadiran bantuan di Posko Ronting diharapkan memberi ruang bagi pengungsi untuk bertahan sekaligus menata langkah menuju pemulihan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....