Yayasan Puge Figo Kembangkan Ekonomi Petani Berkelanjutan
- 18 Agt 2026 15:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada-Yayasan Puge Figo mengembangkan ekonomi petani melalui pemanfaatan tanaman aromatik yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Model tersebut diarahkan untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendorong pemanfaatan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah.
Ketua Yayasan Puge Figo, Partisius Januarius Djena, mengatakan program dijalankan melalui divisi pengembangan ekonomi berkelanjutan bersama tenaga agronomi. Hasil tanaman yang dikembangkan di tingkat petani kemudian dibeli kembali untuk diolah melalui fasilitas penyulingan dan unit produksi milik yayasan. Hal ini disampaiakanya kepada RRI Ende, Jumat 7 Agustus 2026.
Produk yang dihasilkan antara lain sabun, minyak gosok, parfum dan sampo. Yayasan Puge Figo juga menyebut proses penjualan produk telah berjalan dan produknya telah memperoleh sertifikat halal.
"Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah uji coba penyulingan daun pala, dan hasilnya sudah terbukti" ujarnya.
Jika kualitas hasil penyulingan dinilai memenuhi kebutuhan, pengembangan daun pala berpotensi dilanjutkan menjadi berbagai produk turunan. Pendekatan ini memperlihatkan upaya menghubungkan kegiatan pelestarian lingkungan dengan peluang ekonomi masyarakat.
Selain pengembangan ekonomi, Yayasan Puge Figo tetap menjalankan program perlindungan lingkungan melalui reforestasi dan agroforestri. Pada 2025, program perlindungan mata air mencakup 25 mata air dengan sekitar 8.000 anakan yang ditanam.
Yayasan Puge Figo menempatkan peningkatan pendapatan petani dan pelestarian lingkungan sebagai dua hal yang dapat berjalan bersama. Pendekatan tersebut diarahkan agar masyarakat memperoleh manfaat ekonomi tanpa mengabaikan keberlanjutan sumber daya alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....