Muhammadiyah Terjunkan Tim Kesehatan Bantu Korban Gempa di Reo
- 18 Agt 2026 12:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menerjunkan tim kesehatan dari Rumah Sakit Muhammadiyah Bima untuk membantu penanganan warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Tim yang dipimpin Dokter Alfian tersebut terdiri atas satu dokter, tiga perawat, dan satu bidan.
Tim telah tiba di Manggarai dan diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai pada Senin 17 Agustus 2026. Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Manggarai, Ismail Nasar, mengatakan pengerahan tim tersebut merupakan bagian dari respons organisasi Muhammadiyah terhadap kondisi warga yang terdampak bencana.
“Jadi, dari satu dokter, tiga perawat, satu bidan tadi sudah turun. Sudah diterima oleh Kadis Kesehatan tadi siang,” ujar Ismail. Ia menjelaskan, berdasarkan instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, tim tersebut ditugaskan untuk membantu penanganan di wilayah Reo yang menjadi salah satu daerah terdampak cukup parah.
Ismail juga telah melaporkan kedatangan tim tersebut kepada Wakil Bupati Manggarai. Pemerintah daerah, kata dia, menyambut baik kehadiran tim dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Muhammadiyah dalam penanganan pascagempa.
Selain dukungan tenaga kesehatan, Muhammadiyah juga menyiapkan kantor Muhammadiyah di Manggarai sebagai pusat logistik untuk menampung sementara bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak. “Menurut info tadi kan ada komunikasi, nanti akan ada bantuan logistik, sembako dan sebagainya untuk di sini,” katanya.
Menurut Ismail, bantuan tersebut nantinya akan dihimpun dan disalurkan secara terarah agar dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan. Pihaknya juga telah melakukan pendataan awal melalui kader-kader Muhammadiyah yang berada di sejumlah titik terdampak, khususnya di Kecamatan Reo.
“Supaya bantuan itu terarah dan tepat sasaran, kami menyimpan sementara di kantor Muhammadiyah di sini nanti,” ujarnya. Ismail menambahkan, hasil pendataan sementara menunjukkan kebutuhan warga terdampak cukup besar, termasuk kebutuhan untuk bayi.
Data tersebut akan terus dihimpun oleh tim Muhammadiyah di lapangan sebagai dasar penyaluran bantuan berikutnya. “Kami sudah mencatat tadi, dia punya permintaannya luar biasa banyak, termasuk untuk bayi. Doakan saja tim kita di sini sudah boleh katakan untuk menghimpun datanya tadi,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....