BNPB Perkuat Distribusi Bantuan Gempa Sikka Ende
- 18 Agt 2026 07:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat penanganan masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan menginstruksikan delapan langkah strategis. Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. menginstruksikan pembentukan Posko Pendamping Nasional di Labuan Bajo, Posko Taktis di Maumere, Kabupaten Sikka, serta Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma. Selain itu, posko darurat dibentuk di daerah terdampak untuk memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.
Dukungan logistik terus dimobilisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat. BNPB juga memperkuat operasi pencarian dan pertolongan bersama Basarnas, TNI, Polri, serta relawan untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan.
Dalam mendukung distribusi bantuan, sejumlah moda transportasi disiapkan, mulai dari pesawat, helikopter hingga kapal laut. Penggunaan berbagai sarana tersebut menjadi bagian dari upaya menjangkau wilayah yang sulit diakses akibat dampak gempa.
Selain bantuan dan evakuasi, pemerintah mempercepat pemulihan sejumlah layanan dasar yang terdampak bencana. Pemulihan listrik, air bersih, bahan bakar minyak dan komunikasi ditargetkan dapat kembali berfungsi secara terbatas dalam waktu tujuh hari.
Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB Bambang Surya Putra menjelaskan, Pos Pendamping Nasional ditempatkan di kawasan Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka. Pos tersebut menjadi salah satu titik penting pendistribusian bantuan logistik bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.
Saat meninjau proses distribusi bantuan di Posko BPBD Kabupaten Sikka, Senin 17 Agustus 2026, Bambang mengatakan terdapat dua Pos Pendamping Nasional yang ditempatkan di kawasan Bandara Frans Seda. Penempatan itu merupakan bagian dari strategi BNPB untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada dua kabupaten yang terdampak gempa.
Menurut Bambang, keberadaan pos pendamping di Maumere memungkinkan pengelolaan bantuan dilakukan lebih terarah sesuai kebutuhan wilayah terdampak. Bantuan yang masuk selanjutnya dapat didistribusikan ke Sikka maupun Ende berdasarkan hasil asesmen dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
BNPB memastikan penanganan bencana dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, relawan dan unsur terkait lainnya. Upaya tersebut ditujukan agar masyarakat terdampak memperoleh pertolongan, bantuan logistik, serta dukungan pemulihan hingga masa tanggap darurat berakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....