Tenda Masih Jadi Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa di Ende
- 18 Agt 2026 07:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Tenda masih menjadi salah satu kebutuhan utama warga terdampak gempa di Kabupaten Ende. Sebagian warga memilih tidur di luar rumah karena masih khawatir terhadap gempa susulan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penanganan masa tanggap darurat yang masih berlangsung. Pemerintah terus melakukan pendataan untuk memastikan bantuan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere mengatakan pemerintah telah menerima bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
Dominikus menyebut kebutuhan tenda masih banyak dikeluhkan masyarakat terdampak gempa. Sebagian warga memilih tidur di pendopo maupun teras rumah karena merasa lebih aman berada di luar bangunan.
“Yang saat ini yang masih dikeluhkan adalah tenda-tenda. Karena banyak masyarakat yang inisiatif tidur di luar, di pendopo, maupun di teras-teras,” ucap Wabup Dominikus.
Pemerintah Kabupaten Ende bersama BNPB BPBD TNI Polri dan unsur terkait terus melakukan penanganan secara terpadu. Pemantauan dampak gempa juga dilakukan untuk memperbarui data kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Dominikus mengatakan pemantauan telah dilakukan di empat kecamatan wilayah timur Kabupaten Ende. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Kelimutu, Wolowaru, Ndori, dan Lio Timur.
Seluruh data dampak gempa yang dikumpulkan dari lapangan telah diserahkan kepada posko penanggulangan bencana. Data tersebut menjadi bahan untuk menentukan penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Dominikus mengimbau masyarakat tetap tenang menghadapi kemungkinan gempa susulan dalam masa tanggap darurat. Warga juga diminta tetap waspada dan segera melaporkan kebutuhan melalui pemerintah desa atau kelurahan.
Pemerintah Kabupaten Ende memastikan bantuan akan disalurkan secara bertahap sesuai kondisi masyarakat terdampak. Penanganan kedaruratan juga akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....