Ende Youth Day 2026 Dorong OMK Bangun Gereja Bangsa

  • 14 Agt 2026 13:22 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Ende Youth Day 2026 akan menjadi ruang perjumpaan orang muda Katolik untuk memperkuat iman, persaudaraan, serta mendorong keterlibatan mereka dalam kehidupan gereja dan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung tema “OMK berjalan bersama membangun bangsa dan gereja” dan dijadwalkan berlangsung di Paroki Santo Eduardus Nangapenda pada Kamis, 27 Agustus 2026 hingga Minggu, 30 Agustus 2026.

Ketua Panitia Ende Youth Day 2026 Keuskupan Agung Ende, Pater Mathias Banusu, SVD, mengatakan tema tersebut dipilih karena orang muda merupakan kelompok strategis dalam pelayanan pastoral. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi kelanjutan semangat Nusra Youth Day yang telah berlangsung di Maumere pada 2 hingga 6 Juli 2026.

“Orang muda Katolik itu bukan sekadar generasi penerus tetapi generasi pelaku perubahan. Mereka adalah bagian dari gereja hari ini, bukan hanya gereja masa depan,” kata Pater Mathias dalam wawancara bersama RRI, Jumat, 14 Agustus 2026.

Pater Mathias menjelaskan, Ende Youth Day 2026 dikemas dalam konsep live in selama empat hari tiga malam. Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan dan registrasi peserta, opening ceremony, adorasi, kemudian dilanjutkan pendalaman iman melalui workshop dalam delapan kelompok kecil.

Selain pendalaman iman, peserta akan mengikuti podcast serta ziarah kreatif ke sejumlah gua Maria di Nangapenda. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengakuan dosa dan sharing bersama umat di KUB tempat para peserta menjalani live in.

Pater Mathias menyebutkan persiapan panitia telah dilakukan melalui sekitar sembilan hingga sepuluh kali pertemuan antara panitia steering committee dan organizing committee. “Saya yakin bahwa kurang lebih 75 persen persiapan sudah cukup matang untuk dilangsungkan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia berharap Ende Youth Day 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau sekadar kenangan bagi peserta. “Harapan terbesar dari kami adalah agar Ende Youth Day ini tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi menjadi sebuah gerakan dan ini adalah sebuah panggilan,” kata Pater Mathias.

Menurut Pater Mathias, kegiatan tersebut diharapkan melahirkan orang muda Katolik yang beriman kuat, mencintai gereja, memiliki karakter jujur dan bertanggung jawab, serta aktif dalam kehidupan paroki dan masyarakat. Ia menegaskan, tema “OMK berjalan bersama membangun bangsa dan gereja” merupakan panggilan agar orang muda berjalan bersama Tuhan dan sesama untuk menghadirkan perubahan positif bagi gereja dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....