Ubah Sampah Jadi Cuan, PLN UIP Nusra - Gelisah Hasilkan Produk Bernilai Jual Tinggi
- 13 Agt 2026 21:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Komunitas Gerakan Peduli Sampah Nihil (Gelisah) terus berinovasi dan berkreasi dalam mendorong penguatan ekonomi sirkular berbasis teknologi.
Langkah ini diwujudkan melalui Workshop Daur Ulang Sampah Plastik menggunakan mesin CNC Router 3D di Sanggar Kreatif Gelisah, Lingkungan Banjar, Ampenan, Senin 10 Agustus 2026.
Pelatihan yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan pemanfaatan teknologi ini diikuti oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok Ocean Care, NTN Foundation, Sekolah Pesisir Juang, serta warga Kelurahan Banjar.
Dalam kegiatan tersebut, Komunitas Gelisah mempraktikkan langsung rantai pengolahan sampah plastik, khususnya tutup botol, mulai dari pemilahan, pencacahan, pelelehan, hingga pembentukan material. Penggunaan mesin CNC Router 3D menjadi sorotan utama karena mampu menghasilkan produk daur ulang berpresisi tinggi dengan daya saing dan nilai jual yang lebih kuat di pasaran.
Selain teknik fabrikasi mesin, peserta juga dibekali pemahaman mendalam tentang pemilahan limbah anorganik potensial, teknik dasar menganyam dan merangkai, hingga proses finishing untuk memoles tampilan akhir produk.
Salah seorang peserta workshop, Widya, mengaku mendapatkan cara pandang baru terkait pengelolaan limbah anorganik.
"Kami bisa melihat langsung transformasi sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna. Ini sangat menarik untuk ditularkan kepada anak-anak muda agar mereka tahu bahwa aksi peduli lingkungan bisa dikembangkan menjadi kegiatan yang kreatif sekaligus produktif," ujar Widya.
Apresiasi senada disampaikan perwakilan Balai TNGR, Gustu Suartha. Menurutnya, sentuhan teknologi modern yang dihadirkan Gelisah terbukti menaikkan kelas produk-produk daur ulang.
"Pengolahan berbasis mesin membuat hasilnya jauh lebih presisi. Inovasi daur ulang berbasis ekonomi ini sudah diinisiasi dengan sangat baik oleh Gelisah, bahkan produknya kini kebanjiran pesanan. Sangat luar biasa melihat kepedulian lingkungan yang dikemas menjadi produk keren dan bernilai tinggi," tutur Gustu.
Sementara, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menegaskan bahwa dukungan PLN tidak sekadar berfokus pada penanganan isu lingkungan, tetapi juga penciptaan ekosistem ekonomi produktif di tengah masyarakat.
"Penanganan sampah membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Lewat teknologi, limbah yang semula dipandang sebelah mata bisa diubah menjadi produk bernilai tambah. PLN ingin memastikan aksi menjaga bumi ini berbanding lurus dengan peningkatan keterampilan, inovasi, dan peluang usaha warga," ungkap Manurung.
Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi kunci utama agar dampak positif dari pengelolaan sampah ini dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Bukan hanya kemampuan mengolah sampah yang ingin kita bangun, melainkan sebuah ekosistem yang terus bertumbuh. Kami berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang tergerak melahirkan inovasi dari potensi di lingkungan sekitar mereka," ucapnya.
Melalui sinergi bersama komunitas dan para pemangku kepentingan, PLN UIP Nusra berkomitmen untuk terus mengawal program pemberdayaan berkelanjutan yang memadukan kelestarian lingkungan, kapasitas sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....