Kemenag Ende Dorong Siswa MAKN Kuasai Bahasa Inggris Hadapi Tantangan Global
- 13 Agt 2026 18:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Kementerian Agama Kabupaten Ende mendorong siswa Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Ende memperkuat kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi persaingan pendidikan dan dunia kerja. Upaya tersebut dilakukan melalui English Intensive Course yang dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, di Aula MAKN Ende, Selasa 11 Agustus 2026.
Sebanyak 103 siswa mengikuti program tersebut, terdiri atas 40 siswa laki-laki dan 63 siswa perempuan. Peserta mendapat pembelajaran bahasa Inggris secara intensif melalui pendampingan tim Happy English Course (HEC) dari Kediri untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara aktif.
Nikolaus Nama Payon mengatakan kemampuan bahasa Inggris penting bagi generasi muda karena dapat membuka akses terhadap berbagai sumber pengetahuan dan memperluas peluang pendidikan maupun pekerjaan. Ia berharap siswa mengikuti kegiatan secara serius, aktif, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berlatih menggunakan bahasa Inggris.
Ia menjelaskan, pembelajaran dalam English Intensive Course tidak hanya berfokus pada penguasaan teori dan tata bahasa. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun keberanian serta kepercayaan diri siswa ketika berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Selain bahasa Inggris, Nikolaus menegaskan kemampuan bahasa Arab tetap menjadi bagian penting dalam pendidikan di MAKN Ende. Penguasaan kedua bahasa asing tersebut dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi siswa sekaligus memperkuat identitas pendidikan madrasah.
Menurutnya, penguatan kompetensi bahasa asing sejalan dengan upaya Kementerian Agama menghadirkan pendidikan yang adaptif dan kompetitif. Program tersebut juga mendukung Asta Protas Kementerian Agama dalam menyiapkan generasi yang memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ia menambahkan, siswa MAKN Ende perlu membiasakan penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari agar kemampuan yang diperoleh tidak berhenti selama mengikuti pelatihan. Ia juga mendorong peserta terus berlatih secara mandiri sehingga keterampilan berbahasa dapat berkembang dan menjadi modal ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Nikolaus berharap English Intensive Course memberikan dampak berkelanjutan terhadap kualitas kompetensi siswa MAKN Ende. Ia berharap kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab yang dimiliki siswa dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....