PAN Gelar Rakerda dan Lantik DPC, Yosef Hasmi Ajak Perkuat Lima Pilar Perjuangan

  • 12 Agt 2026 12:23 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelantikan pengurus DPC PAN se-Kabupaten Manggarai di Aula Efata SMAK St. Aloisius Ruteng, Selasa 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW PAN Provinsi NTT sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Johan, M.Si., perwakilan DPP PAN, Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT Marthen Lenggu, Ketua BM PAN NTT Jimur Siena Katrina, serta Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai Yosef Hasmi yang juga anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi PAN.

Turut hadir Bupati Manggarai, perwakilan Kodim 1612/Manggarai dan Polres Manggarai, Bawaslu, KPU, serta ratusan kader dan relawan PAN dari seluruh kecamatan di Kabupaten Manggarai. Sebelum acara dimulai, rombongan tamu disambut penampilan drumband SMAK Setia Bakti Ruteng.

Penyambutan dilanjutkan dengan Tari Tiba Meka yang dibawakan Sanggar Wela Songke SMAK Setia Bakti Ruteng, prosesi adat kapu, serta pengalungan selendang. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelantikan pengurus DPC PAN se-Kabupaten Manggarai oleh Sekretaris DPW PAN Provinsi NTT, Marthen Lenggu.

Dalam laporan panitia, Rakerda PAN Kabupaten Manggarai Tahun 2026 menjadi forum konsolidasi organisasi, penyusunan program kerja, serta penyelarasan strategi dan sinergi partai dengan program pemerintahan Presiden Prabowo. Rakerda ini mengusung tema “Bantu Rakyat” dan diikuti sekitar 550 peserta yang terdiri dari pengurus DPW, DPD, DPC, pengurus ranting, kader, dan relawan PAN.

Ketua DPD PAN Kabupaten Manggarai, Yosef Hasmi, mengatakan Rakerda menjadi momentum mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merancang arah perjuangan PAN menuju Pemilu 2029. Ia mengibaratkan perjuangan politik seperti pertandingan sepak bola yang membutuhkan semangat, kerja sama, dan sikap pantang menyerah.

Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan dalam politik tidak bersifat permanen sehingga setiap kader harus terus belajar dan memperbaiki strategi.

“Baik pemenang maupun pecundang, baik yang menang maupun yang kalah, keduanya adalah para pejuang,” ujarnya.

Yosef menambahkan keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan program dan strategi politik, tetapi juga nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi perjuangan. Karena itu, ia mengajak seluruh kader memperkuat lima pilar perjuangan sebagai pedoman menuju Pemilu 2029.

Sementara itu, Bupati Manggarai Hery Nabit mengapresiasi kontribusi PAN dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap PAN terus mengambil bagian dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau hari ini Manggarai maju, ada PAN di sana. Saya berharap ke depan Manggarai akan lebih maju dan PAN akan tetap ada di sana,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, Rakerda harus menghasilkan langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menyoroti angka kemiskinan Manggarai yang masih berada di kisaran 18 persen dan dipengaruhi sejumlah faktor, seperti ketergantungan terhadap sektor pertanian, pekerjaan informal, kualitas tenaga kerja, serta pola konsumsi.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan industri dan kemandirian energi melalui pengembangan geotermal untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

“Kalau yang lain-lain Manggarai tidak bisa mandiri, minimal di energi kita mandiri. Supaya kita jangan pergi ke pemerintah pusat datang sebagai pengemis terus,” katanya.

Bupati Hery kemudian mendorong PAN ikut berkontribusi menekan angka kemiskinan, terutama di wilayah utara Manggarai yang meliputi Rahong Utara, Cibal, Cibal Barat, Reok, dan Reok Barat.

"Analisis kami pada kemiskinan dan masalah ekonomi itu ada pada wilayah utara Manggarai. Ada pada Rahong Utara, Cibal, Cibal Barat, Reok, Reok Barat. Karena itu, kami datang hari ini dengan satu semangat menantang Partai Amanat Nasional untuk menurunkan kemiskinan di wilayah utara," ungkapnya.

Perwakilan PAN NTT, Katarina Siena, mengajak seluruh kader memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Ia juga mendorong kader membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kerja nyata dan respons terhadap kebutuhan warga.

Ketua DPW PAN NTT, Akhmad Yohan, mengajak kader dan masyarakat meninggalkan perbedaan asal-usul serta memperkuat persatuan untuk mendorong kemajuan Manggarai, Flores, dan NTT.

Ia menilai NTT memiliki potensi besar di bidang pariwisata dan sumber daya alam, namun masih menghadapi persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. Karena itu, politik perlu diarahkan pada kerja bersama dan kepentingan masyarakat, bukan semata-mata mengejar kemenangan elektoral.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....