Pesona Budaya Ende, Lio, dan Nage Warnai Panggung Seni Ende Selatan
- 10 Agt 2026 09:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kegiatan Pentas Seni Tingkat Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan menghadirkan nuansa budaya lokal melalui penampilan dengan busana khas Ende, Lio, dan Nage di Taman Bung Karno Ende, Sabtu 8 Juli 2026. Ketua Panitia, Ade Atma Abdul Hamid, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menampilkan seni sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.
Dalam laporan kegiatan, Ia menjelaskan Pentas Seni Tingkat Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan dirancang untuk meningkatkan rasa percaya diri dan profesionalisme pendidik dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penggunaan busana daerah menjadi salah satu sarana memperkenalkan identitas budaya kepada anak-anak dan masyarakat. Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi peserta didik.
Ia mengungkapkan, hubungan antarsatuan pendidikan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara pendidik, anak-anak, orang tua, dan masyarakat di Kecamatan Ende Selatan. Ia menilai interaksi melalui kegiatan seni dan budaya dapat memperkuat kerja sama dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Ia mengatakan , Keterlibatan satuan PAUD di wilayah Kecamatan Ende Selatan turut mewarnai kegiatan tersebut. terdapat tujuh taman kanak-kanak, tiga Raudhatul Athfal atau RA, serta lima kelompok bermain yang ikut berpartisipasi. Menurutnya, keterlibatan berbagai satuan pendidikan menunjukkan tingginya perhatian terhadap pengembangan seni dan budaya dalam pendidikan anak usia dini.
Menurutnya , Penggunaan kain dan busana khas daerah menjadi salah satu cara menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal. Ade mengatakan pendidik memiliki peran penting sebagai teladan dalam memperkenalkan budaya Ende, Lio, dan Nage kepada anak-anak. Ia menilai pendidikan berbasis budaya perlu diperkuat agar generasi sejak usia dini mampu mengenal, menghargai, dan melestarikan warisan daerah.
Dari sisi pendidikan, kegiatan seni tersebut turut mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini berbasis budaya. Menurutnya, kegiatan ini dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya daerah sekaligus mendorong keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mendukung pendidikan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai ruang pembentukan karakter dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Ia menambahkan, Dukungan berbagai pihak turut menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan, dan partisipasi dalam kegiatan. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus dipertahankan sehingga kegiatan seni dan budaya di lingkungan PAUD dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Ia berharap semakin banyak pendidik dan anak-anak terlibat dalam kegiatan seni berbasis budaya lokal sehingga rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya daerah dapat terus tumbuh. Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk melestarikan budaya sekaligus memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sejak usia dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....