Guru PAUD Ende Selatan Unjuk Kreativitas Lewat Fashion Show dan Budaya
- 10 Agt 2026 07:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pentas Seni Fashion Show Guru PAUD Tingkat Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan menjadi ruang bagi para pendidik untuk menunjukkan kreativitas, kepercayaan diri, sekaligus kecintaan terhadap budaya daerah. Kegiatan yang digelar di Taman Bung Karno Ende, Sabtu 8 Agustus 2026, merupakan bagian dari rangkaian menyongsong HUT ke-81 Republik Indonesia. Pentas seni tersebut juga menjadi implementasi program kegiatan Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Para guru PAUD tampil mengenakan busana yang dipersiapkan secara khusus untuk menunjukkan kemampuan mereka di atas panggung.
Ketua Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan, Ngaya Hamsah, S.Pd., menyampaikan kebanggaan atas keberanian para guru mengikuti fashion show tersebut. Menurutnya, para pendidik PAUD tidak hanya memiliki kemampuan dalam mendampingi anak-anak di ruang kelas, tetapi juga mampu tampil percaya diri di hadapan masyarakat. Ia mengatakan, persiapan mengikuti kegiatan membutuhkan proses dan perjuangan yang tidak sederhana. Mulai dari menjahit hingga larut malam, meminjam atau menyewa kostum, hingga mempersiapkan tata rias dilakukan para guru demi memberikan penampilan terbaik.
Ia mengatakan, persiapan tersebut menjadi bukti adanya tekad dan semangat para guru PAUD untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif. Ia menilai keberanian tampil di panggung juga menjadi bentuk upaya memperkenalkan kemampuan dan eksistensi guru PAUD kepada masyarakat. Para guru, katanya, tidak hanya dikenal karena aktivitas mengajar, tetapi juga dapat menunjukkan kreativitas melalui berbagai kegiatan. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan diri dan kebersamaan di antara para pendidik PAUD Kecamatan Ende Selatan.
Ia menjelaskan , guru PAUD memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pendidikan karakter anak. Melalui kegiatan seperti fashion show dan pentas seni, guru dapat memberikan contoh kepada anak-anak tentang keberanian, kreativitas, kerja sama, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Menurutnya, nilai budaya lokal, khususnya budaya Ende-Lio dan Nage, perlu terus diperkenalkan sejak usia dini. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki nilai pendidikan dan pelestarian budaya.
Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut dapat memberikan ruang bagi guru untuk berkarya sekaligus membangun suasana kerja yang menyenangkan. Ia menyebut guru yang bahagia akan lebih mudah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Karena itu, Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kreativitas dan kebersamaan para guru. Dukungan dari berbagai pihak juga dinilai penting agar kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada kesempatan berikutnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga sangat apresiasi kepada para juri dan pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia berharap para juri tetap bersedia memberikan dukungan pada kegiatan guru PAUD berikutnya. Menurutnya, kerja sama antara guru, komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan program pengembangan PAUD. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan agar keberadaan dan kontribusi guru PAUD semakin dirasakan masyarakat.
Ia menambahkan, menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun kesalahan. Hal tersebut, kata dia, dapat berkaitan dengan administrasi, distribusi, penyampaian undangan, maupun hal teknis lainnya. Ngaya Hamsah berharap kritik dan saran dari seluruh pihak dapat menjadi bahan evaluasi bagi Gugus PAUD Kecamatan Ende Selatan. Evaluasi tersebut akan digunakan sebagai pedoman untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan agar lebih baik pada masa mendatang.
Ia berharap dukungan dari pemerintah, masyarakat, para juri, dan berbagai pihak terus diberikan agar kegiatan positif bagi guru PAUD dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga berharap para guru semakin percaya diri untuk berkreasi, memperkenalkan serta menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, melalui guru yang bahagia, kreatif, dan mampu menjadi teladan, pendidikan karakter anak dapat tumbuh lebih kuat serta keberadaan guru PAUD semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....