Lomba Bertutur Sikka Dorong Budaya Literasi Sejak Dini
- 08 Agt 2026 16:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka mematangkan pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Sikka melalui technical meeting di Aula Frans Seda, Kamis 6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya memperkuat budaya literasi peserta didik.
Technical meeting diikuti guru pendamping, panitia, dan dewan juri untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme perlombaan. Pembahasan meliputi sistem penilaian, tata tertib, dan aspek teknis agar kompetisi berlangsung sesuai pedoman yang telah ditetapkan.
Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, mengatakan lomba bertutur tidak sekadar menjadi ajang mengasah kemampuan berbicara di depan umum. Kegiatan tersebut juga mendorong peserta membangun kebiasaan membaca, memahami isi bacaan, kemudian menyampaikannya kembali secara runtut dan menarik.
"Melalui lomba bertutur ini kita ingin menumbuhkan semangat membaca, memahami, lalu menyampaikan kembali isi bacaan dengan baik. Literasi adalah bekal penting bagi anak-anak dalam membangun masa depan sekaligus memperkuat karakter kebangsaan," kata Fista.
Menurut Fista, peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dimulai sejak usia sekolah melalui penguatan budaya membaca. Kemampuan berkomunikasi yang baik juga menjadi salah satu bekal penting bagi anak dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Kepala Disarpus Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan Lomba Bertutur merupakan salah satu program pemerintah daerah dalam mendukung Gerakan Literasi Daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memilih peserta terbaik, tetapi juga menumbuhkan minat baca, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kepercayaan diri peserta didik.
"Anak-anak yang gemar membaca akan memiliki daya pikir kritis, kemampuan berkomunikasi yang baik, dan karakter yang kuat. Karena itu, lomba ini bukan hanya mencari juara, tetapi menyiapkan generasi masa depan Sikka," ujarnya.
Dalam technical meeting, panitia juga membuka ruang diskusi bagi guru pendamping untuk mengklarifikasi berbagai ketentuan perlombaan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh peserta memperoleh pemahaman yang sama mengenai aturan dan proses pelaksanaan kompetisi.
Kegiatan dihadiri Kepala Disarpus Kabupaten Sikka Very Awales, Bunda Literasi Kabupaten Sikka Ny. Fista Sambuari Kago, Ketua Panitia Lomba Bertutur Yuvensius Rafael, tim dewan juri, guru pendamping peserta SD/MI, serta panitia penyelenggara.
Lomba Bertutur menjadi salah satu agenda literasi Pemerintah Kabupaten Sikka dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan sasaran meningkatkan budaya membaca dan kemampuan bertutur sejak jenjang sekolah dasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....