Qanaah Menjadi Kunci Meraih Kebahagiaan Hidup Sejati Umat
- 07 Agt 2026 13:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Sikap qanaah atau merasa cukup atas nikmat yang diberikan Allah SWT menjadi kunci untuk meraih kebahagiaan hidup yang sejati. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Abdul Azis Yasin, S.Sy., dalam siaran Mutiara Pagi Islam yang mengajak umat Islam memperkuat rasa syukur dan mengendalikan hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.
"Kaya yang sesungguhnya bukanlah karena banyaknya harta, melainkan kaya hati yang selalu merasa cukup atas karunia Allah SWT," ujar Abdul Azis, Jumat, 7 Agustus 2026. Menurutnya, ketenangan hidup lahir dari hati yang bersyukur, bukan dari banyaknya harta maupun kedudukan.
Abdul Azis menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki hawa nafsu yang harus dikendalikan agar tidak berubah menjadi sifat tamak dan serakah. Ia menegaskan, Al-Qur'an mengajarkan bahwa jiwa yang tenang atau an-nafs al-muthma'innah merupakan tujuan yang harus diupayakan melalui keimanan, kesabaran, dan rasa syukur.
Ia juga mengingatkan bahwa harta, jabatan, dan anak merupakan amanah sekaligus ujian dari Allah SWT. Karena itu, setiap muslim diminta tidak menjadikan berbagai nikmat dunia sebagai alasan untuk berlaku zalim ataupun menghalalkan segala cara demi memenuhi keinginan.
Selain itu, umat Islam diajak menjauhi sifat iri terhadap keberhasilan maupun rezeki yang diterima orang lain. Al-Qur'an menegaskan bahwa setiap manusia memiliki bagian rezeki sesuai ketentuan Allah SWT, sehingga yang perlu dilakukan adalah terus berikhtiar, berdoa, dan bersyukur atas setiap karunia yang diterima.
Dalam tausiahnya, Abdul Azis turut mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim bahwa kekayaan sejati bukan diukur dari melimpahnya harta, melainkan dari hati yang kaya dan merasa cukup. Nilai qanaah dinilai mampu menghadirkan ketenangan jiwa, kebahagiaan, serta menjauhkan seseorang dari sifat rakus dan dengki.
Melalui siaran Mutiara Pagi Islam, masyarakat diajak terus menata hati, memperbanyak rasa syukur, dan memohon kepada Allah SWT agar dianugerahi jiwa yang tenang, ridha atas setiap ketetapan-Nya, serta merasa cukup dengan rezeki yang telah diberikan. Pesan tersebut diharapkan menjadi pengingat agar umat senantiasa mengutamakan nilai-nilai spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....