Keluhan Air Keruh Masuk Hallo RRI, PDAM Ende Langsung Bergerak

  • 05 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Perumda Air Minum Tirta Kelimutu Ende memastikan akan segera menurunkan petugas untuk memeriksa jaringan distribusi air di Jalan Ikan Paus, Lingkungan Purere, RT 02 RW 01, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan. Langkah ini diambil setelah adanya keluhan pelanggan, Nasrul mengenai air yang keruh serta distribusi air yang disebut hanya mengalir satu kali dalam sepekan.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Kelimutu Ende, Heribertus Gani, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai RRI Ende dalam Program Hallo RRI, Rabu 5 Agustus 2026. Ia mengatakan, laporan masyarakat menjadi perhatian serius perusahaan dan akan langsung ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan.

Menurut Heribertus, pada musim di luar penghujan seperti saat ini, sumber air baku yang melayani wilayah Kota Ende dalam kondisi relatif jernih. Karena itu, apabila pelanggan menerima air yang keruh, penyebabnya diduga bukan berasal dari sumber air maupun proses produksi di instalasi pengolahan air .

Ia menjelaskan, kekeruhan air kemungkinan dipicu oleh gangguan pada jaringan distribusi, seperti pipa yang bocor, pecah, atau putus sehingga sedimen masuk ke dalam pipa dan terbawa hingga ke rumah pelanggan. Untuk memastikan penyebabnya, petugas akan memeriksa jaringan yang menuju rumah pelanggan.

"Setelah dialog ini selesai, kami langsung menugaskan staf turun ke lokasi untuk mengecek kondisi jaringan hingga ke rumah pelanggan. Jika ditemukan kerusakan, akan segera kami perbaiki," ujarnya.

Selain menindaklanjuti persoalan air keruh, pihak Perumda juga akan mengevaluasi keluhan mengenai distribusi air yang hanya diterima satu kali dalam seminggu. Heribertus menegaskan, jadwal pelayanan normal yang diterapkan perusahaan paling lama empat hari sekali dan pada musim sekarang ditingkatkan menjadi tiga hari sekali.

Ia menambahkan, apabila pelanggan tidak menerima aliran air sesuai jadwal tersebut, berarti terdapat kendala lain yang harus segera ditelusuri. Perusahaan memastikan setiap laporan masyarakat akan ditangani berdasarkan tingkat kerusakannya, mulai dari gangguan ringan yang ditargetkan selesai dalam waktu lima hingga enam jam hingga gangguan besar yang tidak boleh melebihi 24 jam agar pelayanan tetap berjalan optimal.

Heribertus berharap hasil pengecekan di rumah Nasrul dapat segera mengungkap penyebab utama air yang keruh sehingga perbaikan bisa dilakukan secepat mungkin. Ia juga berharap seluruh pelanggan tidak ragu melaporkan setiap gangguan pelayanan agar Perumda dapat merespons lebih cepat dan kualitas layanan air bersih terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....