Dua Ribu Mangrove Ditanam di Pesisir Nagelewa

  • 05 Agt 2026 07:38 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nagekeo – Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Pantai Nagelewa, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya rehabilitasi kawasan pesisir melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, dan lembaga mitra.

Ketua Komunitas Batik Aeramo, Belarminus Lambertus Ajo Bupu, mengatakan penanaman mangrove merupakan program perdana yang dilaksanakan komunitasnya bekerja sama dengan Yayasan Plan International melalui IKI Project.

Menurutnya, sebelum penanaman dilakukan, berbagai tahapan persiapan telah dilaksanakan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat Desa Aeramo.

Langkah tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Belarminus menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan rehabilitasi mangrove. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kami berharap pesisir Nagelewa dapat kembali hijau, terlindungi dari abrasi, sekaligus memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya," katanya.

Kegiatan penanaman mangrove turut melibatkan jajaran Polsek Aesesa, Dinas Kehutanan Provinsi NTT, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagekeo, BPBD Kabupaten Nagekeo, Komunitas Batik Aeramo, serta masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, rehabilitasi kawasan pesisir diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....