Kenali STIPAR Ende, Mahasiswa Baru Dibekali Sejarah, Visi dan Budaya Kampus

  • 04 Agt 2026 15:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende- Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAR) Atma Reksa Ende menerima pembekalan mengenai profil kampus pada hari pertama Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin 3 Agustus 2026. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua STIPAR Atma Reksa Ende, Dr. Fransiskus Zaverius Maria Deidhae, M.A., sebagai bekal awal sebelum mahasiswa memasuki proses perkuliahan.

Dalam pemaparannya, Fransiskus menjelaskan STIPAR Ende lahir dari amanat Musyawarah Pastoral Keuskupan Agung Ende pada 1987–1988 untuk menyiapkan kader awam yang memiliki kompetensi pastoral. Lembaga tersebut kemudian berdiri pada 1990 dan hingga kini berada di bawah naungan Keuskupan Agung Ende melalui Yayasan Persekolahan Santo Petrus Ende.

Ia mengatakan, pengenalan profil kampus penting agar mahasiswa memahami identitas, arah pengembangan, serta nilai-nilai yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan di STIPAR Ende. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mengenal fasilitas kampus, tetapi juga sejarah perjuangan lembaga sejak awal berdiri.

Dr. Fransiskus menjelaskan visi STIPAR Ende adalah menjadi perguruan tinggi unggul dan kompetitif di bidang Ilmu Keagamaan Katolik pada 2028. Untuk mewujudkan visi tersebut, kampus terus meningkatkan mutu akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, kualitas dosen, serta akreditasi institusi.

Ia mengungkapkan, pengembangan kampus juga diarahkan pada peningkatan publikasi ilmiah, kolaborasi riset, penguatan sistem penjaminan mutu internal, serta kerja sama nasional maupun internasional. Langkah tersebut dilakukan agar lulusan memiliki daya saing dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan Gereja maupun masyarakat.

Selain aspek akademik, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan budaya Green Campus. STIPAR Ende menerapkan kebiasaan ramah lingkungan melalui gerakan 3R (reduce, reuse, recycle), membawa botol minum sendiri, kawasan bebas rokok, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta penegakan etika, disiplin, dan sopan santun dalam kehidupan kampus.

Ia menambahkan, pada sesi dialog mahasiswa baru juga memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai masa studi, sistem perkuliahan, beasiswa, akreditasi, hingga penggunaan fasilitas kampus. Seluruh pertanyaan dijawab langsung oleh Ketua STIPAR Ende sebagai bagian dari orientasi akademik agar mahasiswa memperoleh gambaran utuh mengenai kehidupan di lingkungan perguruan tinggi.

Dr. Fransiskus berharap pengenalan profil kampus mampu membangun rasa memiliki terhadap STIPAR Ende sejak awal perkuliahan. Ia menegaskan, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan semangat pelayanan selama menempuh pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....