Anggaran Rumah TERKASIH dan Beasiswa Sikka Disiapkan untuk 2027

  • 04 Agt 2026 15:02 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,56 miliar untuk Program Rumah TERKASIH Serah Kunci Tahun Anggaran 2027. Alokasi tersebut disusun dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, kebutuhan masyarakat, dan skala prioritas pembangunan.

Penjelasan itu disampaikan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam sidang paripurna DPRD Sikka, Senin 3 Agustus 2026. Ia mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Dalam dokumen perencanaan dan penganggaran, nilai Program Rumah TERKASIH Serah Kunci mencapai Rp5.559.804.600. Anggaran tersebut ditujukan untuk pembangunan 75 unit rumah bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan.

Bupati Juventus menyampaikan besaran anggaran tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga yang berhak menerima bantuan. Pemerintah daerah juga berupaya menjaga keberlanjutan program sesuai kemampuan fiskal Kabupaten Sikka.

Selain mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah akan memperkuat sinergi pembiayaan dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, badan usaha, serta para pemangku kepentingan lainnya. Langkah itu ditempuh agar jumlah penerima manfaat Program Rumah TERKASIH Serah Kunci dapat terus bertambah pada tahun-tahun mendatang.

Dalam sidang yang sama, pemerintah daerah juga memaparkan alokasi anggaran Bantuan Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa dari Keluarga Kurang Mampu Tahun Anggaran 2027. Nilai anggaran yang disiapkan mencapai Rp4 miliar untuk 400 mahasiswa penerima manfaat.

Setiap mahasiswa akan menerima bantuan sebesar Rp10 juta per tahun atau untuk dua semester. Skema tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap melanjutkan pendidikan tinggi.

Target 400 penerima bantuan disusun berdasarkan keberlanjutan program yang telah berjalan. Sebanyak 73 mahasiswa merupakan penerima beasiswa Tahun Anggaran 2025, sedangkan 327 calon penerima Tahun Anggaran 2026 masih menjalani proses validasi lapangan.

Bupati Juventus menegaskan seluruh penerima bantuan Tahun Anggaran 2027 merupakan akumulasi dari penerima Tahun Anggaran 2025 dan calon penerima Tahun Anggaran 2026 yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....