OMK Labuan Bajo Gelar Aksi Ekologis Sambut Festival Golo Koe 2026

  • 03 Agt 2026 08:44 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Orang Muda Katolik (OMK) se-Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi ekologis berupa pembersihan Pantai Binongko dan penanaman pohon kelapa, Minggu 2 Agustus 2026. sebagai bagian dari persiapan menyambut Festival Golo Koe 2026 yang akan berlangsung pada 10 hingga 15 Agustus 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata keterlibatan kaum muda dalam merawat lingkungan, sekaligus mendukung tema ekologis yang diusung Festival Golo Koe tahun ini. Aksi diawali dengan edukasi lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan sampah di sepanjang pesisir Pantai Binongko serta penanaman pohon kelapa.

Koordinator kegiatan, RD Paping Dahemat, mengatakan aksi tersebut merupakan respons nyata Orang Muda Katolik terhadap semangat ekologis yang menjadi fokus Festival Golo Koe 2026.

“Tahun ini Gereja mengangkat semangat ekologis sebagai tema utama. Karena itu, orang muda menunjukkan antusiasmenya melalui aksi pembersihan Pantai Binongko dan penanaman pohon kelapa di sepanjang kawasan pantai ini,” ujarnya.

Sementara itu, Stefan Rafael yang juga turut mengoordinasikan kegiatan, menyampaikan sebelum aksi lapangan dilaksanakan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti sesi edukasi ekologis untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui edukasi ini kami mengajak orang muda memahami bahwa merawat alam merupakan tanggung jawab bersama. Setelah itu, peserta bersama-sama membersihkan sampah di kawasan pantai dan menanam pohon kelapa sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir,” ungkapnya.

Dirinya menilai persoalan sampah di sejumlah kawasan di Labuan Bajo, termasuk Pantai Binongko, masih membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Menurutnya, aksi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Penanaman pohon kelapa juga menjadi simbol harapan agar kawasan pantai tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ungkap Stefan.

Selain itu, Suster Lusia, mewakili Komunitas Binongko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam aksi pembersihan pantai dan penanaman pohon kelapa. Pihaknya berharap, setiap aksi yang dilakukan menjadi wujud kasih kepada sesama dan lingkungan serta memberi manfaat bagi masyarakat.

“Mewakili seluruh anggota komunitas Binongko, saya mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah mengambil bagian dalam aksi pembersihan pantai dan penanaman pohon kelapa ini. Semoga setiap karya baik yang kita lakukan hari ini menjadi persembahan kasih yang membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat," ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, OMK se-Kota Labuan Bajo tidak hanya menyambut Festival Golo Koe 2026 dengan semangat sukacita, tetapi juga menegaskan komitmen untuk membangun budaya peduli lingkungan. Aksi itu menjadi pengingat bahwa perayaan iman juga diwujudkan melalui upaya nyata menjaga kelestarian alam sebagai rumah bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....