Angin Kencang Warnai Cuaca NTT, BMKG Imbau Waspada Karhutla
- 03 Agt 2026 08:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sikka mengingatkan masyarakat di Nusa Tenggara Timur untuk mewaspadai angin kencang yang bersifat kering seiring aktifnya angin monsun timur. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah NTT pada Senin, 3 Agustus 2026.
Prakirawan BMKG Sikka, Liza Febrizky mengatakan angin monsun timur telah menyebabkan sebagian besar wilayah NTT memasuki musim kemarau. "Waspadai angin kencang yang sifatnya kering karena berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT," ujarnya dalam siaran info cuaca , Minggu, 2 Agustus 2026.
BMKG memprakirakan cuaca di Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo pada pagi hingga siang hari cerah berawan. Sementara pada malam hingga dini hari kondisi cuaca juga diperkirakan tetap cerah berawan.
Untuk kondisi angin, secara umum bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 20–30 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius.
Di wilayah perairan, tinggi gelombang laut di Perairan Utara Flores diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah. Sedangkan di Perairan Selatan Flores diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi. Masyarakat juga diminta waspada terhadap penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait kondisi cuaca yang beredar di media sosial maupun platform digital lainnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....