Gubernur NTT Buka Jambore Daerah Pramuka, Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter

  • 30 Jul 2026 10:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Ratusan anggota Pramuka dari berbagai kabupaten dan kota di NTT memadati Bumi Perkemahan Fatubena, Kota Kupang, dalam Jambore Daerah Pramuka X Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan" sebagai wadah membentuk karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta semangat kebangsaan generasi muda NTT.

Jambore secara resmi dibuka Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka NTT, di Bumi Perkemahan Fatubena-Kolhua, Rabu, 29 Juli 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.

Ia mengajak pemerintah kabupaten dan kota, sekolah, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat pendidikan kepramukaan sebagai pelengkap pendidikan formal. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari lahirnya generasi yang disiplin, bertanggung jawab, berjiwa kepemimpinan, memiliki kepedulian sosial, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

"Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan kepramukaan sehingga mampu membentuk generasi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, dan kepedulian sosial," ujar Gubernur Melki.

Gubernur juga mendorong seluruh kwartir di NTT terus berinovasi melalui berbagai program dan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia mengingatkan para peserta agar menjadikan Trisatya dan Dasa Darma Pramuka sebagai pedoman hidup serta menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman beralkohol, kekerasan, dan pergaulan bebas.

Gubernur Melki berharap Pramuka NTT mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional sekaligus menjadi duta yang memperkenalkan potensi, budaya, dan identitas Nusa Tenggara Timur kepada dunia. Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, mengatakan Jambore Daerah X menjadi momentum pengembangan Bumi Perkemahan Fatubena sebagai pusat kegiatan kepramukaan, edukasi, dan wisata alam.

Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan pembangunan akses jalan, infrastruktur dasar, serta fasilitas pendukung yang tidak hanya menunjang kegiatan Pramuka, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM. Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk, mengungkapkan sebanyak 108 anggota Pramuka NTT akan mewakili daerah pada Jambore Nasional XII di Cibubur, Jakarta, setelah pelaksanaan Jambore Daerah. Sementara itu, Ketua Panitia Ambrosius Kodo melaporkan kegiatan ini diikuti 685 peserta yang berasal dari 17 Kwartir Cabang se-NTT.

Selama sepekan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, kepemimpinan, literasi digital, survival, navigasi darat, pentas seni, hingga forum penggalang sebagai bekal menjadi generasi muda yang tangguh, kreatif, dan siap mengabdi bagi daerah, bangsa, dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....