Bantu Petani, BULOG NTT Serap 2.330 Ton Jagung untuk Pakan Ternak

  • 29 Jul 2026 20:02 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyerap 2.330 ton jagung hasil panen petani lokal hingga akhir Juli 2026. Jagung tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sekaligus mendukung pengembangan sektor peternakan di daerah.

Program penyerapan ini merupakan upaya BULOG dalam memberikan kepastian pasar dan menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani. Di sisi lain, langkah tersebut juga bertujuan menjamin ketersediaan bahan baku pakan ternak bagi para peternak di NTT.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, mengatakan penyerapan jagung secara langsung dari petani memberikan manfaat bagi perekonomian daerah karena mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat rantai pasok sektor peternakan.

“Penyerapan 2.330 ton jagung ini merupakan komitmen kami untuk hadir langsung membantu petani NTT agar hasil panen mereka terserap dengan harga yang baik dan kompetitif. Penyerapan ini ditujukan untuk pakan ternak, yang mana rantai pasoknya sangat vital untuk mendukung industri peternakan lokal yang menjadi salah satu potensi unggulan Nusa Tenggara Timur,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 28 Juli 2026.

Menurut Arrahim, NTT memiliki potensi lahan pertanian dan produksi jagung yang besar. Karena itu, penyerapan hasil panen secara berkelanjutan diharapkan dapat mendorong petani meningkatkan produktivitas tanpa khawatir terhadap pemasaran hasil panennya.

Selain membantu petani, penyerapan jagung juga diharapkan mampu menjaga ketersediaan bahan baku pakan ternak dengan harga yang terjangkau sehingga mendukung pertumbuhan sektor peternakan yang menjadi salah satu unggulan ekonomi NTT.

Ke depan, Perum BULOG Kanwil NTT akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta para pemangku kepentingan di sektor peternakan untuk memperluas penyerapan jagung. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai wilayah NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....