Perjuangan Peserta MTQ Berbuah Prestasi Membanggakan

  • 28 Jul 2026 08:55 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Prestasi dalam cabang kaligrafi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak diraih secara instan. Konsistensi berlatih, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan menjadi kunci keberhasilan para pelajar mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut terungkap dalam program Generasi Prestasi Pro 2 RRI Ende, Selasa 14 Juli 2026, yang menghadirkan para peraih prestasi kaligrafi MTQ Provinsi NTT. Mereka di antaranya Bimas Adji, Fatin, Andi, dan Rio dari MAN Ende yang berbagi pengalaman selama mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.

Peraih Juara III Putri Khat Naskhi, Fatin, mengaku tetap meluangkan waktu untuk berlatih meski tidak dilakukan setiap hari. Ia juga memperkaya kemampuan dengan mempelajari berbagai karya kaligrafi sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas tulisannya.

"Saya berusaha meluangkan waktu untuk berlatih dan melihat karya kaligrafi sebagai referensi," ujar Fatin. Menurutnya, latihan yang dilakukan secara konsisten membantunya menjaga kualitas tulisan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri saat mengikuti lomba.

Sementara itu, Bimas Adji yang meraih Juara II Putra Khat Hiasan Mushaf, mengungkapkan proses kreatif tidak hanya mengandalkan kemampuan menggambar. Ia banyak mempelajari karya para maestro kaligrafi hingga motif seni Nusantara untuk menghasilkan perpaduan warna, ornamen, dan tulisan yang harmonis.

Peserta lainnya, Andi, peraih Juara Harapan I Putri Khat Hiasan Mushaf, mengaku sempat merasa lelah dan kurang percaya diri selama masa persiapan. Dukungan keluarga dan teman-teman menjadi motivasi hingga mampu menyelesaikan kompetisi dan meraih prestasi pada penampilan perdananya.

Sementara Rio, peraih Juara Harapan III Putra Khat Kontemporer, bertekad terus mengasah kemampuan agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya. Baginya, setiap perlombaan menjadi pengalaman berharga untuk memperbaiki kualitas karya dan meningkatkan kemampuan artistik.

Para peserta berharap seni kaligrafi semakin diminati generasi muda sebagai wadah menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an. Mereka meyakini kerja keras, disiplin, dan semangat belajar menjadi bekal penting untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....