Lapangan Lapas Ende Jadi Pusat Soekarno Cup I
- 25 Jul 2026 16:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Lapangan bola voli Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ende dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Turnamen Soekarno Cup I. Pemanfaatan fasilitas publik tersebut menjadi strategi panitia untuk menekan biaya operasional sekaligus mengalokasikan anggaran lebih besar bagi pembinaan atlet melalui hadiah kejuaraan.
Ketua Panitia Soekarno Cup I, Cicih M. Badeoda, mengatakan lapangan yang berada di Jalan Sam Ratulangi dipilih karena memiliki lokasi yang strategis dan mudah diakses masyarakat. Selain itu, fasilitas yang tersedia dinilai memadai untuk mendukung jalannya pertandingan selama turnamen berlangsung.
Menurut Cicih, efisiensi penggunaan venue memungkinkan panitia mengoptimalkan anggaran pada aspek lain yang lebih berdampak bagi peserta. Dana yang berhasil dihemat dialihkan untuk meningkatkan total hadiah sehingga dapat menjadi motivasi bagi para atlet menampilkan kemampuan terbaik.
“Pemanfaatan fasilitas yang tersedia membuat penyelenggaraan turnamen lebih efisien, sehingga alokasi hadiah bagi atlet bisa diperbesar,” ujar Cicih dalam Program Florata Pagi Pro 1 RRI Ende Rabu, 22 Juli 2026
Seluruh pertandingan babak penyisihan dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 18.00 Wita. Jadwal sore hingga malam dipilih agar tidak mengganggu aktivitas para atlet maupun masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung.
Panitia menargetkan partai final digelar pada awal Agustus mendatang. Untuk menjaga kualitas pertandingan, kondisi lapangan terus dipantau dan dirawat agar tetap aman serta nyaman digunakan oleh seluruh peserta.
Selain menyiapkan arena pertandingan, panitia juga berkoordinasi dengan petugas untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung. Lokasi yang berada di pusat kota diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat dalam memberikan dukungan kepada tim favorit mereka.
Panitia berharap pemanfaatan fasilitas publik seperti lapangan Lapas Ende dapat menjadi contoh penyelenggaraan olahraga yang efisien tanpa mengurangi kualitas kompetisi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong lebih banyak kegiatan olahraga yang berorientasi pada pembinaan atlet di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....