Mayoritas Kasus HIV Kabupaten Ende Ditemukan lewat Skrining Aktif

  • 24 Jul 2026 15:16 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Mayoritas kasus baru HIV yang ditemukan di Kabupaten Ende sepanjang tahun 2026 berasal dari skrining aktif yang dilakukan tenaga kesehatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas deteksi dini agar masyarakat dapat mengetahui status HIV lebih cepat.

Skrining aktif dilakukan melalui layanan tes HIV kepada sejumlah kelompok sasaran, di antaranya ibu hamil, pasangan orang dengan HIV, pasien tuberkulosis, pasien hepatitis, serta kelompok populasi yang berisiko. Selain itu, sebagian kasus juga ditemukan ketika pasien datang berobat atau atas inisiatif sendiri menjalani pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Fransiska Nusanumba Ero, mengatakan semakin luas pelaksanaan skrining akan berdampak pada meningkatnya jumlah kasus yang terdeteksi. Kondisi tersebut menunjukkan layanan pemeriksaan semakin mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

"Yang jelas peningkatan tes itu sama dengan peningkatan temuan. Artinya jaring kita semakin lebar. Ditemukan lewat skrining itu bagus karena ketahuan lebih awal," kata Fransiska kepada RRI, Kamis 23 Juli 2026.

Menurutnya, deteksi melalui skrining aktif memungkinkan pasien segera memperoleh layanan pengobatan sebelum kondisi kesehatannya memburuk. Sementara pasien yang datang berobat juga dapat langsung diarahkan untuk menjalani terapi antiretroviral atau ARV.

Dinas Kesehatan menegaskan peningkatan jumlah kasus yang ditemukan tidak selalu berarti penularan semakin tinggi. Bertambahnya temuan juga mencerminkan semakin baiknya akses masyarakat terhadap layanan tes HIV yang tersedia di fasilitas kesehatan.

Melalui perluasan skrining aktif, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat mengetahui status HIV sejak dini. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pengobatan sekaligus menekan risiko penularan HIV di Kabupaten Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....