Dana Desa Tahap II di Wilayah KPPN Ruteng Tembus Rp106,8 Miliar, Manggarai Tercepat

  • 28 Jul 2026 07:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Progres penyaluran Dana Desa Tahap II Tahun 2026 di wilayah Manggarai Raya dan Ngada hingga 21 Juli 2026 telah menjangkau 549 dari 658 desa atau mencapai 83,43 persen, dengan nilai penyaluran sebesar Rp106,81 miliar. Dengan capaian tersebut, total penyaluran Dana Desa Tahap I dan Tahap II di wilayah tersebut telah mencapai Rp192,73 miliar.

Kepala KPPN Ruteng, Akhmad Zainuddin, mengatakan Dana Desa dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas di desa, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, penguatan ketahanan pangan, layanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur dan digitalisasi desa.

"Dana Desa diarahkan untuk mendukung program-program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan desa," kata Akhmad.

Akhmad mengakui Kabupaten Manggarai menjadi daerah yang tercepat untuk capaian penyaluran Dana Desa Tahap II, dibanding dengan tiga kabupaten lainnya di wilayah kerja KPPN Ruteng. Hingga 21 Juli 2026, penyaluran di Kabupaten Manggarai telah mencapai 100 persen, disusul Kabupaten Ngada sebesar 98,95 persen, Kabupaten Manggarai Barat 98,78 persen, sementara Kabupaten Manggarai Timur mencatat capaian terendah, yakni 33,96 persen.

Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur masih terdapat 105 desa yang belum menyalurkan Dana Desa Reguler Tahap II Tahun 2026. Adapun di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Ngada masing-masing masih menyisakan dua desa yang belum mengajukan penyaluran tahap II.

Akhmad juga mengungkapkan bahwa alokasi Dana Desa Tahun 2026 yang secara langsung digunakan untuk program prioritas desa mengalami penurunan sekitar Rp120 miliar. Menurutnya, sebagian alokasi dana tersebut dialihkan untuk mendukung implementasi program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Dilihat dari alokasinya, Dana Desa Tahun 2026 yang secara langsung digunakan untuk program prioritas desa pengalami penurunan sebesar Rp120 miliar, karena sebagian digunakan untuk dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)," ungkap Akhmad.

Akhmad berharap pemerintah desa dapat mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia juga mendorong pemerintah desa untuk segera mempercepat realisasi penyerapan Dana Desa Tahap I beserta capaian output kegiatan sebagai syarat pengajuan penyaluran Dana Desa Tahap II.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....