Dishub Ende Matikan Lampu Hias yang Dinilai Membahayakan

  • 22 Jul 2026 20:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ende memutus arus listrik pada jaringan lampu hias di sepanjang Jalan El Tari dan Jalan Kelimutu sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan oleh kondisi kabel yang dinilai membahayakan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Gabriel Dala, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menerima laporan dan keluhan masyarakat mengenai kondisi kabel lampu hias yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama anak-anak.

Saat diwawancarai RRI Ende dalam program Halo RRI, Rabu, 22 Juli 2026, Gabriel mengatakan pihaknya telah menginstruksikan tim teknis untuk memutus aliran listrik pada seluruh jaringan lampu hias. Sementara itu, penerangan jalan umum (PJU) tetap dioperasikan agar aktivitas masyarakat pada malam hari tidak terganggu.

"Sehubungan dengan lampu hias di sepanjang Jalan El Tari dan Jalan Kelimutu, saya sudah memerintahkan tim teknis untuk mematikan seluruh arus listrik di sana. Kami tetap mengoperasikan penerangan jalan umum," ujarnya.

Gabriel menjelaskan kabel lampu hias yang masih terpasang belum dibongkar. Namun, seluruh jaringan listriknya telah diputus sehingga tidak lagi dialiri arus listrik dan tidak membahayakan masyarakat.

Ia menambahkan, berdasarkan laporan tim teknis, pemutusan arus listrik telah dilakukan beberapa hari sebelumnya. Meski demikian, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan untuk memastikan seluruh jaringan benar-benar sudah tidak bertegangan.

Selain penanganan teknis, Gabriel mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, kerusakan pada lampu hias diduga akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan kerugian negara sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.

Ia mencontohkan kerusakan fasilitas umum di kawasan Taman Renungan yang sejumlah lampunya dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan pentingnya kepedulian masyarakat dalam mencegah aksi vandalisme terhadap aset publik.

Gabriel berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat dalam menjaga berbagai fasilitas umum agar tetap berfungsi dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara aman serta berkelanjutan.

"Pengawasan terhadap fasilitas umum bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat agar aset negara tetap terpelihara dan memberi manfaat bagi semua," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....