Musyawarah RKPDes Woda Mude Bahas Pembangunan dan Persoalan Sosial
- 21 Jul 2026 18:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 di Desa Woda Mude, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, menjadi ruang untuk menyelaraskan arah pembangunan dengan kebutuhan masyarakat. Musyawarah desa yang berlangsung di Aula Kantor Desa Woda Mude, Selasa 21 Juli 2026, juga membahas berbagai persoalan sosial yang dinilai memerlukan perhatian bersama.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WITA itu dihadiri Camat Magepanda, Tenaga Ahli Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Woda Mude, Ketua BPD, Direktur BUMDes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, para kepala dusun, ketua RT, aparatur desa, serta unsur Pemerintah Kecamatan Magepanda. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya menyusun program pembangunan desa secara partisipatif.
Rangkaian musyawarah diawali dengan sambutan panitia, doa, sambutan Penjabat Kepala Desa Woda Mude, Camat Magepanda, serta pemaparan materi oleh Tenaga Ahli Kabupaten Sikka. Forum kemudian dilanjutkan dengan penyampaian usulan dan aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan RKPDes Tahun 2027.
Dalam pemaparannya, Tenaga Ahli Kabupaten Sikka menjelaskan mekanisme perencanaan pembangunan desa, termasuk perubahan pelaksanaan musyawarah dusun dalam mekanisme tertentu. Selain itu, forum juga menyoroti persoalan stunting berdasarkan data Kabupaten Sikka Tahun 2025 serta pentingnya langkah penanganan yang terintegrasi.
Isu kesehatan masyarakat turut menjadi perhatian, terutama terkait penyebaran HIV/AIDS pada kalangan remaja. Peserta musyawarah menilai persoalan tersebut memerlukan edukasi, pendampingan, dan keterlibatan keluarga, pemerintah, serta masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan berkelanjutan.
Selain membahas aspek kesehatan, forum juga mengajak masyarakat mendukung pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai salah satu penggerak ekonomi desa. Koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Woda Mude, AIPTU Didit Yulianto, dalam kesempatan itu mengingatkan masyarakat agar menjauhi minuman keras dan praktik perjudian. Menurutnya, kedua hal tersebut berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk konflik antarwarga maupun tindak kriminal.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Warga diimbau tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyumbat saluran air dan meningkatkan risiko banjir saat musim hujan.
Musyawarah Desa Woda Mude berakhir pada pukul 14.00 WITA dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Hasil pembahasan diharapkan menjadi dasar penyusunan RKPDes Tahun 2027 yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....