Mahasiswa Unwira Kupang Gelar Kemah Kerja Bhakti di Ende 2026

  • 20 Jul 2026 11:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Sebanyak 380 mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang mengikuti Kemah Kerja Bhakti Mahasiswa 2026. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut resmi dibuka Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda di Aula Paroki Mautapaga, Sabtu, 18 Juli 2026.

Kemah Kerja Bhakti Mahasiswa berlangsung mulai 18 hingga 29 Juli 2026 dengan melibatkan ratusan mahasiswa yang diterjunkan ke masyarakat. Program tersebut menjadi wadah pembelajaran lapangan melalui berbagai aktivitas pendidikan, seni, budaya, dan pelayanan sosial di Kabupaten Ende.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Benediktus Badeoda menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Katolik Widya Mandira menjadikan Kabupaten Ende sebagai lokasi pengabdian. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Ende memandang kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai fondasi penting mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat setempat.

Bupati Yosef mengatakan mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat selama hampir dua pekan sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi kesempatan mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai akademik dalam kehidupan masyarakat secara nyata.

Menurut Bupati, pengabdian mahasiswa pendidikan musik memiliki makna lebih luas dibanding sekadar menampilkan kemampuan artistik di hadapan masyarakat. Musik dinilai mampu menjadi media pendidikan, pembentukan karakter, pelestarian budaya, sekaligus memperkuat persatuan serta mempererat persaudaraan masyarakat.

Kabupaten Ende, lanjutnya, memiliki kekayaan seni dan musik tradisional yang berkembang sebagai bagian penting identitas budaya masyarakat setempat. Warisan budaya tersebut perlu dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan secara berkelanjutan melalui keterlibatan berbagai elemen, termasuk kalangan perguruan tinggi.

"Saya berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan partisipatif bersama masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat upaya pelestarian budaya sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat dalam menjaga warisan seni daerah," ujar Bupati Yosef

Selama pelaksanaan Kemah Kerja Bhakti, mahasiswa akan melaksanakan pelayanan koor pada sejumlah gereja serta menggelar konser musik terbuka. Mereka juga dijadwalkan mengajar di sekolah, menampilkan pentas teater, drama, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung berinteraksi dengan masyarakat sambil mengembangkan kompetensi akademik yang dimiliki. Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan riil masyarakat di daerah.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri pimpinan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang beserta Ketua Program Studi Pendidikan Musik dan jajarannya. Hadir pula Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Ende, pimpinan perangkat daerah, Pastor Paroki Mautapaga, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....