Ditpamobvit Polda NTT Matangkan Pengamanan Liga Pelajar Soeratin Sikka
- 19 Jul 2026 09:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Nusa Tenggara Timur mulai mematangkan aspek keamanan menjelang penyelenggaraan Liga Pelajar Sepak Bola Soeratin U-17 Putra dan Pertiwi Putri Tahun 2026 di Kabupaten Sikka. Langkah awal dilakukan melalui kegiatan Risk Assessment untuk memastikan seluruh tahapan kompetisi berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar pengamanan.
Kegiatan Risk Assessment digelar di Aula Kantor Camat Alok, Kabupaten Sikka, Kamis 16 Juli 2026 malam. Tim Ditpamobvit Polda NTT melakukan koordinasi dengan panitia penyelenggara guna mengidentifikasi berbagai potensi risiko yang dapat muncul sebelum hingga setelah pertandingan.
Ketua Tim Risk Assessment, AKP Jhonry Suryantho, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama IPTU Cyrius R. G. Dato, S.H., IPDA Charley M. Tlonan, S.T., dan BRIPKA Mesakh Amalo. Kehadiran tim menjadi bagian dari rangkaian pengamanan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Ditpamobvit Polda NTT Nomor: Sprin/330/VII/HUK.6.6./2026 tertanggal 14 Juli 2026.
Dalam pertemuan itu, tim juga berkoordinasi dengan Ketua Umum Liga Pelajar Sepak Bola Soeratin U-17 Putra dan Pertiwi Putri Tahun 2026, Rudolf M. Cherubim Newar, M.Tr.I.P., bersama jajaran panitia. Koordinasi dilakukan untuk menyelaraskan kebutuhan teknis penyelenggaraan dengan skema pengamanan yang akan diterapkan selama kompetisi berlangsung.
Proses Risk Assessment mencakup penilaian terhadap kesiapan lokasi pertandingan, jalur keluar-masuk penonton, sistem pengamanan, hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Evaluasi tersebut mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Pertandingan Olahraga.
Selain pembahasan di tingkat koordinasi, Ditpamobvit Polda NTT juga menjadwalkan survei langsung ke Lapangan Gelora Samador Maumere pada Jumat 17 Juli 2026. Survei lapangan bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi arena pertandingan sekaligus menentukan langkah mitigasi yang diperlukan.
Kegiatan Risk Assessment dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 15 hingga 18 Juli 2026, di wilayah hukum Polres Sikka. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi pengamanan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sesuai standar keselamatan.
Liga Pelajar Sepak Bola Soeratin U-17 Putra dan Pertiwi Putri Tahun 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet muda sekaligus ruang menumbuhkan sportivitas di kalangan pelajar. Dengan persiapan keamanan yang dilakukan sejak awal, penyelenggara menargetkan kompetisi berlangsung lancar serta memberikan rasa aman bagi pemain, ofisial, penonton, dan seluruh pihak yang terlibat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....