Penyuluh Agama Tanam Ratusan Bibit Bersama Anak Misioner Ende
- 13 Jul 2026 16:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Marsianus Tonda, bersama anak-anak Serikat Kepausan Anak Misioner dan Jaringan Pemuda Altar Paroki St. Martinus Roworeke menanam ratusan bibit di lahan Stasi St. Petrus Lokoboko, Kecamatan Ndona, Sabtu 11 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Camping Misioner yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 dengan mengusung tema "Merawat Bumi."
Aksi penghijauan itu diisi dengan penanaman berbagai jenis tanaman, di antaranya kopi, mahoni, pinang hias, serta sejumlah bibit tanaman lainnya. Penanaman dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memanfaatkan lahan secara produktif.
Camping Misioner tidak hanya menghadirkan kegiatan kerohanian, tetapi juga mengajak anak-anak terlibat langsung dalam aksi pelestarian alam. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sejak usia dini.
Pastor Paroki St. Martinus Roworeke, RD. Dominggus, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara penyuluh agama, panitia, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Ende, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan aksi penghijauan.
Dukungan penyediaan bibit dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Ende turut memperkuat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan tokoh adat juga ambil bagian sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan.
Marsianus Tonda menjelaskan bahwa pembinaan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian alam melalui kegiatan yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Pengenalan tanaman produktif kepada generasi muda diharapkan membangun kesadaran bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
Penanaman pohon dalam Camping Misioner menjadi langkah nyata untuk menanamkan nilai kepedulian ekologis kepada anak-anak sejak dini. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung penghijauan kawasan Stasi St. Petrus Lokoboko sekaligus memberi manfaat ekonomi melalui tanaman yang memiliki nilai produktif.
Melalui kolaborasi lintas unsur, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui gerakan bersama yang melibatkan gereja, pemerintah, dan masyarakat. Semangat "Merawat Bumi" diharapkan terus tumbuh menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi muda di Kabupaten Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....