Masyarakat Flores Timur Diajak Aktif Laporkan Kekerasan terhadap Anak
- 13 Jul 2026 16:05 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur mengajak masyarakat berperan aktif mencegah sekaligus melaporkan setiap dugaan kekerasan terhadap anak melalui layanan SAPA 129. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, saat memimpin apel pagi ASN di lingkungan Kemenag Flores Timur, Senin 13 Juli 2026.
Yosef mengatakan, perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, setiap dugaan kekerasan terhadap anak harus segera dilaporkan agar korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang tepat.
Ia meminta para pengawas, pejabat teknis bidang pendidikan, serta penyuluh agama meningkatkan kepekaan terhadap potensi maupun kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Saya meminta para pengawas, pejabat teknis yang membidangi pendidikan, serta para penyuluh agama memiliki kepekaan terhadap potensi maupun kasus kekerasan yang terjadi sehingga dapat segera ditangani," tegas Yosef.
Menurut Yosef, masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan SAPA 129 apabila menemukan atau mengetahui dugaan kekerasan terhadap anak. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang korban memperoleh penanganan, perlindungan, dan pendampingan secara optimal.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mencegah kekerasan terhadap anak sejak dini. Upaya tersebut juga diharapkan mampu membangun lingkungan yang aman, baik di satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, maupun ruang digital.
Melalui kolaborasi seluruh pihak, Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur berharap budaya peduli terhadap perlindungan anak semakin kuat sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....