GAMAS Dinilai Perkuat Keterlibatan Ayah dalam Pendidikan Anak

  • 13 Jul 2026 15:58 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Apresiasi orang tua murid (Ayah) terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS), manfaat keterlibatan ayah dalam pendidikan, serta harapan agar gerakan terus berlanjut.

RRI.CO.ID, Ende – Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) mendapat respons positif dari sejumlah orang tua di Kabupaten Ende pada hari pertama masuk sekolah, Senin 13 Juli 2026. Program yang diinisiasi pemerintah tersebut dinilai mampu mendorong keterlibatan ayah dalam mendampingi pendidikan anak sejak dini.

Salah seorang orang tua murid, Willy, mengaku telah membiasakan diri mengantar anak ke sekolah selama dua tahun terakhir. Menurutnya, GAMAS sejalan dengan kebiasaan yang selama ini diterapkannya sebagai bentuk tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak.

Willy mengatakan, peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga perlu hadir dalam aktivitas keseharian anak, termasuk mengantar mereka ke sekolah. Kehadiran tersebut dinilai dapat memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan semangat anak saat mengikuti kegiatan belajar.

Menurutnya, mengantar anak ke sekolah bukan sekadar memastikan anak tiba dengan selamat. Momen itu juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengetahui kondisi lingkungan sekolah serta memantau perkembangan anak.

Ia mengaku selalu memastikan anaknya masuk ke dalam kelas sebelum meninggalkan sekolah. Setelah itu, dirinya meluangkan waktu beberapa menit untuk melihat situasi sekolah dan memastikan proses belajar mengajar berlangsung dengan baik.

"Bagi saya, mengantar anak bukan hanya mengantar sampai gerbang. Saya memastikan anak masuk kelas dan melihat dulu kondisi sekolah sebelum pulang," ujarnya.

Willy menilai pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah. Karena itu, orang tua perlu terus mendampingi anak agar tercipta komunikasi yang baik dan proses pendidikan dapat berjalan lebih optimal.

Ia berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat. Menurutnya, semakin banyak ayah yang terlibat dalam pendidikan anak, semakin besar pula dukungan yang diterima anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, disiplin, dan berkarakter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....