Deklarasi DANE Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya Ende Bersama
- 13 Jul 2026 08:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Deklarasi Dewan Adat Nua Ende (DANE) dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus mempererat persatuan masyarakat adat di Ende. Kehadiran wadah tersebut juga diharapkan menjadi ruang musyawarah dan mufakat bagi para tokoh adat atau Mosalaki dari berbagai wilayah Nua Ende.
Pandangan itu disampaikan Tokoh Masyarakat Ende, Syafrudin, usai mengikuti Deklarasi Dewan Adat Nua Ende (DANE) yang berlangsung pada Sabtu 11 Juli 2026. Menurutnya, pembentukan DANE merupakan momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya para Mosalaki Nua Ende berhimpun dalam satu forum bersama.
Syafrudin mengatakan deklarasi tersebut membawa dampak positif, tidak hanya bagi para tokoh adat, tetapi juga tokoh masyarakat dan tokoh agama di Ende. Selama ini, menurutnya, belum pernah ada wadah yang mampu mempertemukan seluruh unsur pemangku adat Nua Ende dalam satu kegiatan.
Ia menjelaskan keberadaan DANE membuka ruang bagi setiap Mosalaki yang memiliki hak ulayat di kampung masing-masing untuk saling mengenal dan membangun komunikasi. Interaksi tersebut dinilai penting dalam memperkuat hubungan antartokoh adat Nua Ende.
Menurut Syafrudin, kebersamaan para Mosalaki menjadi modal sosial yang berharga dalam menjaga nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun. Kondisi itu sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat adat di Nua Ende.
"Hal itu sangat dibanggakan bagi kita dan seluruh masyarakat adat, khususnya di Nua Ende," kata Syafrudin. Ia berharap semangat kebersamaan yang lahir melalui deklarasi tersebut dapat terus dipelihara dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan.
Sebagai tokoh masyarakat, Syafrudin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan Deklarasi Dewan Adat Nua Ende. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi awal yang baik dalam membangun sinergi antarunsur masyarakat adat Nua Ende.
Ia berharap DANE mampu menjadi wadah penyelesaian berbagai persoalan melalui pendekatan musyawarah dan kearifan lokal. "Kami sangat berterima kasih sekali bahwa ketika ada hal dalam hidup di tengah masyarakat adat, kita sama-sama membangun Ende ini ke depannya," ujar Syafrudin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....