Lembata Jadi Rayon Seleksi Vokasi KKP, Peserta Tak Perlu ke Luar Daerah
- 12 Jul 2026 16:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Kabupaten Lembata kembali dipercaya menjadi salah satu rayon pelaksana seleksi mandiri Pendidikan Tinggi Vokasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Tahun Ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut memudahkan calon taruna dan taruni mengikuti seluruh tahapan seleksi tanpa harus ke luar daerah.
Pelaksanaan seleksi berlangsung melalui kerja sama Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, BKPSDM, Polres Lembata, dan tim penguji dari KKP. Seluruh tahapan, mulai dari tes berbasis Computer Assisted Test (CAT), wawancara, hingga tes kesamaptaan, dilaksanakan di Kabupaten Lembata.
"Tahun ini Kabupaten Lembata kembali mendapat kepercayaan sebagai salah satu rayon pelaksana seleksi mandiri Pendidikan Tinggi Vokasi KKP. Seluruh tahapan seleksi dapat dilaksanakan di Lembata sehingga peserta tidak lagi harus mengikuti seleksi di luar daerah," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata, Hadi Umar pada Kamis 9 Juli 2026.
Hadi menjelaskan sebanyak 63 peserta mengikuti seluruh rangkaian seleksi pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, 53 peserta dinyatakan lulus dan akan melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi vokasi KKP di Jakarta, Kupang, Jembrana, Sidoarjo, Sorong, Bitung, dan Bone.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi di Lembata memberikan manfaat bagi masyarakat karena mampu mengurangi beban biaya perjalanan peserta dan keluarga. Kemudahan akses tersebut juga diharapkan meningkatkan minat generasi muda untuk mengikuti pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan.
Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan seleksi di daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam mengembangkan potensi sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Lembata.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap kepercayaan sebagai rayon seleksi mandiri dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang. Langkah tersebut diharapkan membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus mencetak tenaga profesional untuk mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....