Nusra Youth Day III Maumere Gaungkan Persaudaraan Kaum Muda

  • 03 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Stadion Gelora Samador Maumere dipenuhi sekitar 2.000 Orang Muda Katolik (OMK) dari sembilan keuskupan se-Regio Bali dan Nusa Tenggara pada pembukaan Nusra Youth Day (NYD) III Tahun 2026, Kamis 2 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan nyanyian pujian, doa, tarian budaya, serta semangat persaudaraan yang menyatukan peserta dari berbagai daerah.

Pembukaan NYD III tidak hanya menjadi agenda pastoral Gereja Katolik, tetapi juga ruang perjumpaan lintas budaya dan penguatan karakter generasi muda. Forum ini diarahkan untuk meneguhkan komitmen OMK dalam merawat persatuan bangsa di tengah tantangan sosial, moral, dan arus digitalisasi.

Sejak siang, ribuan peserta yang mengenakan busana adat dari daerah masing-masing mengikuti Pawai Budaya dari Lapangan Kota Baru menuju Stadion Gelora Samador. Iringan musik tradisional, tarian daerah, yel-yel kontingen, serta sambutan warga di sepanjang rute pawai menghadirkan suasana meriah dan memperlihatkan keberagaman yang hidup berdampingan.

Peserta datang dari Keuskupan Maumere, Keuskupan Agung Ende, Larantuka, Ruteng, Keuskupan Agung Kupang, Labuan Bajo, Weetebula, Denpasar, dan Atambua. Kehadiran mereka menandai kuatnya jejaring persaudaraan kaum muda Katolik di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Rangkaian pembukaan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, didampingi para uskup se-Regio Bali Nusra dan ratusan imam. Perayaan itu menjadi landasan spiritual bagi seluruh agenda NYD III yang akan berlangsung selama beberapa hari di Kabupaten Sikka.

Sejumlah uskup turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus, Uskup Weetebula Mgr. Edmund Woga, CSSR, dan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro. Hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka, tokoh masyarakat, panitia, relawan, serta warga yang memadati stadion.

Pada sesi opening ceremony, lagu Indonesia Raya mengawali rangkaian acara sebelum dilanjutkan dengan doa bersama dan sambutan para pemangku kepentingan. Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dalam sambutannya menegaskan bahwa masa depan Gereja dan bangsa sedang dibentuk oleh tangan generasi muda hari ini.

Ia menyebut Orang Muda Katolik bukan sekadar generasi penerus, melainkan generasi penentu arah Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, peserta diajak menghadirkan nilai iman dalam tindakan nyata di sekolah, kampus, dunia usaha, birokrasi, ruang digital, hingga kehidupan bermasyarakat.

Menurut Bupati Sikka, bonus demografi hanya akan menjadi kekuatan jika diisi generasi yang berkarakter, berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial. Ia berharap NYD III mampu melahirkan pemimpin muda yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan identitas budaya dan nilai kemanusiaan.

Puncak acara ditandai dengan pembukaan resmi NYD III oleh Mgr. Ewaldus Martinus Sedu yang dilanjutkan penampilan tari penyambutan, lagu tema NYD, pertunjukan seni budaya, dan yel-yel kontingen. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan Polres Sikka bersama TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, panitia, dan relawan hingga peserta kembali ke penginapan sekitar pukul 21.40 Wita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....