Karya Arsitektur Mahasiswa Uniflor Naik Kelas Lewat Pameran Publik
- 03 Jul 2026 13:35 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende– Program Studi Arsitektur Universitas Flores kembali menggelar pameran karya mahasiswa sebagai ruang apresiasi sekaligus sarana melatih kemampuan komunikasi calon arsitek. Melalui pameran ini, karya mahasiswa tidak berhenti di meja penilaian dosen, tetapi dapat disaksikan dan dinilai langsung oleh masyarakat.
Dosen Program Studi Arsitektur Universitas Flores, Deddy Kurniawan, ST., MT., mengatakan pameran rutin digelar setiap akhir semester karena setiap mahasiswa menghasilkan karya dari tugas akhir semester yang layak dipublikasikan. Menurutnya, hasil kerja keras mahasiswa akan lebih bermakna jika dapat dinikmati oleh publik.
"Kami merasa sayang jika karya mahasiswa hanya dinilai lalu selesai begitu saja. Karena itu kami menginisiasi pameran agar karya-karya tersebut memiliki ruang apresiasi dan dapat dilihat masyarakat," ujar Deddy saat diwawancarai RRI Ende di Lapangan Pancasila Ende, Rabu 1 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pameran melibatkan mahasiswa dari beberapa tingkatan, mulai semester dua, semester empat hingga semester enam. Selain menjadi bagian dari proses akademik, kegiatan ini juga menjadi media promosi Program Studi Arsitektur Universitas Flores kepada masyarakat.
Menurut Deddy, pameran memberi pengalaman berbeda bagi mahasiswa karena karya mereka mendapat perhatian langsung dari pengunjung. Apresiasi yang diberikan masyarakat menjadi motivasi agar mahasiswa terus meningkatkan kualitas desain dan kreativitasnya.
Di sisi lain, ia mengakui tidak semua karya memperoleh respons yang sama. Namun, hal tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar agar mahasiswa mampu menerima masukan, melakukan evaluasi, dan menghasilkan karya yang lebih baik pada kesempatan berikutnya, ujarnya.
Ia juga menilai kemampuan mengomunikasikan gagasan masih menjadi tantangan yang perlu diperkuat. Ia mengatakan tidak sedikit mahasiswa memiliki karya yang baik, tetapi belum mampu mempresentasikan ide dan konsepnya secara maksimal, ucapnya.
Karena itu, pameran tidak hanya menampilkan hasil desain, tetapi juga menjadi ajang melatih keberanian mahasiswa berbicara di depan publik, menjelaskan konsep rancangan, serta mempertahankan ide yang mereka buat, katanya.
Ia berharap kegiatan pameran dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai budaya akademik di Program Studi Arsitektur Universitas Flores. Menurutnya, lulusan arsitektur tidak hanya dituntut menghasilkan desain yang berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik sebagai bekal memasuki dunia kerja dan profesi arsitek., tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....