HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Tegaskan Komitmen Melayani Masyarakat

  • 01 Jul 2026 18:49 WIB
  •  Ende
RRI.CO.ID, Ende – Polres Ende menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Apel Polres Ende, Rabu 1 Juli 2026 pagi. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai momentum memperkuat komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat.

Upacara dimulai tepat pukul 08.00 Wita di Lapangan Apel Polres Ende, Jalan Pahlawan, Kelurahan Potulando, Kabupaten Ende. Peringatan tersebut mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" sebagai refleksi pengabdian institusi kepada bangsa.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata bertindak sebagai Inspektur Upacara dan memimpin seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai dengan tertib. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Ipda Jancen G. Sitohang didampingi Perwira Upacara AKP Agustinus Liat Bura selama pelaksanaan.

Upacara dihadiri Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, Ketua DPRD Kabupaten Ende, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Ende. Kehadiran para pemangku kepentingan mencerminkan sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah berkelanjutan bersama.

Unsur TNI turut mengikuti kegiatan melalui personel Kodim 1602/Ende, Lanal Ende, Subdenpom Ende, serta Pos TNI Angkatan Udara Ende. Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, BUMN, BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan purnawirawan Polri juga menghadiri kegiatan tersebut.

Barisan peserta upacara terdiri atas personel Subdenpom Ende, gabungan TNI, Brimob, Polres Ende, Satpol PP, Dishub, serta Senkom. Susunan pasukan memperlihatkan kesiapan lintas institusi dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif sepanjang waktu.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Kapolres Ende, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri di Indonesia. Penghargaan diberikan atas dedikasi, kerja keras, serta pengorbanan anggota kepolisian menjaga stabilitas keamanan nasional secara profesional dan berkelanjutan.

Presiden menegaskan tema Hari Bhayangkara Ke-80 mengandung makna bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara kepada kepentingan masyarakat luas. Pelayanan publik berkualitas menjadi orientasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Amanat tersebut juga menyoroti kontribusi Polri mendukung pelaksanaan berbagai program strategis nasional yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat secara langsung. Dukungan itu diwujudkan melalui pengamanan kebijakan pemerintah sekaligus keterlibatan aktif dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan nasional.

Salah satu program mendapat perhatian ialah pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis nasional. Hingga saat ini pembangunan mencapai 1.179 unit dari target 1.500 unit atau sekitar delapan puluh persen keseluruhan sasaran.

Selain itu Polri berperan mendukung program swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung pada berbagai daerah di Indonesia. Langkah tersebut berkontribusi meningkatkan produksi jagung nasional hingga mencapai sekitar 1,36 juta ton sebagai penguat ketahanan pangan nasional.

Kapolres Ende juga membacakan lima arahan strategis Presiden bagi institusi Polri menghadapi tantangan keamanan pada era perkembangan global. Arahan tersebut menekankan reformasi kelembagaan, profesionalisme, penguatan sumber daya manusia, adaptasi organisasi, serta peningkatan kepercayaan publik secara berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu penekanan penting guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, responsif, dan akuntabel kepada masyarakat. Kapasitas personel juga diharapkan terus berkembang mengikuti dinamika ancaman siber serta kejahatan lintas negara yang semakin kompleks.

Menurut Presiden, Polri dituntut bergerak lebih prediktif serta adaptif membaca perubahan situasi keamanan pada tingkat nasional maupun internasional. Budaya integritas harus terus diperkuat sebagai fondasi menjaga legitimasi sosial sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolres Ende menegaskan pengesahan Undang-Undang Polri yang baru menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Indonesia. Kepercayaan publik harus dijawab melalui kinerja nyata, pelayanan profesional, serta penegakan hukum yang berkeadilan dan berintegritas tinggi.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga disiplin, meningkatkan kompetensi, dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Komitmen tersebut menjadi modal penting menghadapi tantangan keamanan yang semakin berkembang pada masa mendatang di seluruh wilayah.

Rangkaian upacara ditutup dengan menyanyikan Hymne Polri kemudian dilanjutkan pembacaan doa bersama dalam suasana penuh khidmat dan kekhusyukan. Seluruh peserta mengikuti prosesi penutupan secara tertib hingga seluruh agenda resmi berakhir sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Kegiatan selesai sekitar pukul 09.00 Wita dengan situasi aman, tertib, dan lancar sebelum dilanjutkan agenda ramah tamah bersama seluruh undangan. Momentum tersebut dimanfaatkan mempererat hubungan antarlembaga sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah yang semakin kondusif dan berkelanjutan.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Polres Ende menjadi penegasan bahwa pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama institusi kepolisian. Semangat pengabdian tersebut diharapkan terus menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....