Suporter SMANSA Buktikan Sportivitas Antar Juara
- 30 Jun 2026 21:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Prestasi Ultras Smansa sebagai Suporter Terbaik pada turnamen futsal antarpelajar se-Pulau Flores menunjukkan bahwa budaya mendukung pertandingan secara kreatif, tertib, dan sportif mampu menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. Penghargaan tersebut menegaskan bahwa peran suporter tidak hanya memeriahkan pertandingan, tetapi juga menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat.
Budaya suporter di lingkungan pelajar selama ini kerap identik dengan euforia yang berlebihan hingga berpotensi memicu gesekan antartim. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam membangun iklim kompetisi olahraga yang aman sekaligus mendidik. Karena itu, penilaian terhadap kreativitas, kekompakan, kedisiplinan, dan kebersihan suporter dinilai menjadi langkah positif untuk mendorong perubahan budaya di kalangan pelajar.
Ultrasmansa, kelompok suporter SMA Negeri 1 Ende, berhasil meraih predikat suporter terbaik setelah menunjukkan koordinasi yang baik sepanjang turnamen. Selain menghadirkan yel-yel kreatif, mereka juga menjaga ketertiban di tribun, membersihkan area pertandingan usai mendukung tim, serta memanfaatkan atribut pendukung secara tertib.
Dalam Obrolan Generasi Prestasi, Selasa, 16 Juni 2026, Ketua Ultras Smansa sekaligus Ketua OSIS SMA Negeri 1 Ende, Willy, mengatakan persiapan dilakukan sejak informasi turnamen diumumkan. Menurutnya, latihan rutin, pembagian koordinator lapangan, hingga penyusunan yel-yel menjadi kunci menjaga kekompakan. "Yang terpenting bukan hanya ramai di tribun, tetapi bagaimana kami tetap kompak, tertib, dan mendukung tim dengan cara yang positif," ujarnya.
Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Ende, Ester, menilai konsistensi latihan dan kedisiplinan anggota menjadi alasan utama Ultras Smansa layak menyandang predikat tersebut. Ia melihat seluruh anggota mampu mengikuti arahan dengan baik sehingga tercipta harmoni antara tabuhan drum, yel-yel, dan koordinasi di lapangan.
Keberhasilan itu menjadi contoh bahwa organisasi pelajar dapat membentuk karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan solidaritas melalui kegiatan nonakademik. Pengalaman mengelola ratusan anggota suporter juga menjadi ruang belajar bagi siswa untuk membangun komunikasi, kerja sama, serta menghargai sportivitas dalam setiap kompetisi.
Budaya suporter yang positif diharapkan dapat terus berkembang di lingkungan sekolah. Dengan demikian, setiap ajang olahraga tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga menciptakan generasi muda yang menjunjung tinggi disiplin, kebersamaan, dan etika dalam berkompetisi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....