Keuskupan Labuan Bajo Gelar Prosesi Maria Assumpta Nusantara Selama Sebulan

  • 30 Jun 2026 11:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Keuskupan Labuan Bajo akan menggelar Prosesi Bunda Maria Assumpta Nusantara selama hampir satu bulan sebagai rangkaian utama menyambut Festival Golo Koe 2026. Prosesi akan berlangsung mulai Jumat, 10 Juli 2026 hingga Rabu, 5 Agustus 2026, dengan mengunjungi seluruh 26 paroki di wilayah Keuskupan Labuan Bajo.

Prosesi ini menjadi agenda rohani yang bertujuan memperkuat iman umat sekaligus membangun semangat persaudaraan lintas paroki sebelum pelaksanaan Festival Golo Koe yang dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026.

Ketua Seksi Prosesi Festival Golo Koe 2026, RD Yuvens Rugin, mengatakan Prosesi Maria Assumpta Nusantara merupakan bentuk ungkapan devosi umat kepada Bunda Maria sekaligus perwujudan semangat sinodal yang terus dibangun di lingkungan Keuskupan Labuan Bajo.

"Prosesi Maria Assumpta Nusantara lintas paroki ini dilaksanakan dalam suasana doa dengan nuansa budaya. Karena itu akan ada seremoni penyambutan secara budaya di setiap paroki. Kami mengajak seluruh umat mengambil bagian dengan mengenakan busana daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap iman dan budaya," ujar RD Yuvens, Selasa 30 Juni 2026.

Rangkaian prosesi diawali dengan persiapan armada serta ibadat pelepasan di Rumah Keuskupan Labuan Bajo pada Rabu–Kamis, 8 hingga 9 Juli 2026. Selanjutnya, Patung Bunda Maria Assumpta Nusantara diberangkatkan menuju Paroki Lengkong Cepang, Lembor Selatan, untuk mengikuti Misa Pembukaan yang dipimpin Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, pada Jumat, 10 Juli 2026.

Selama hampir empat pekan, Patung Bunda Maria akan diarak dari satu paroki ke paroki lainnya. Prosesi dimulai dari wilayah selatan Manggarai Barat, kemudian berlanjut ke wilayah tengah, pesisir, hingga berakhir di Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Setiap paroki akan menyambut prosesi melalui doa rosario, misa bersama, arak-arakan budaya, tarian adat, hingga berbagai seremoni penyambutan yang melibatkan umat dan masyarakat setempat. Panitia juga mengimbau umat mengenakan pakaian adat daerah masing-masing sebagai simbol persatuan dalam keberagaman budaya Nusantara.

Festival Golo Koe sendiri memasuki penyelenggaraan tahun kelima sejak pertama kali digelar pada 2022. Dalam dua tahun terakhir, festival religi dan budaya tersebut berhasil masuk dalam jajaran 10 Besar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Mengusung tema "Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan" dengan tagline "Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi", Festival Golo Koe 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran UMKM, pentas budaya Nusantara, Kebangunan Rohani Katolik, aksi ekologis, Karnaval Budaya, Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara melalui jalur laut dan darat, hingga Misa Akbar Pesta Maria Assumpta pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Panitia berharap rangkaian prosesi selama sebulan penuh tidak hanya menjadi perjalanan spiritual bagi umat Katolik, tetapi juga memperkuat harmoni sosial, memperkenalkan kekayaan budaya Manggarai Barat, serta mendukung Festival Golo Koe sebagai salah satu agenda wisata religi dan budaya unggulan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....