Launching Pilkades Serentak 2026, Bawaslu Ngada Ajak Semua Pihak Jaga Integritas

  • 30 Jun 2026 09:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ngada menghadiri kegiatan Launching Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Ngada Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngada bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi penanda resmi dimulainya seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Ngada.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Ngada, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, penjabat kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades, serta berbagai unsur masyarakat. Bawaslu Kabupaten Ngada hadir melalui Ketua Antonius Ndiwal, S.Fil., M.Th., bersama Anggota Walterius Niku, S.H.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kab. Ngada Antonius Ndiwal menegaskan bahwa Bawaslu bukan penyelenggara Pilkades, melainkan mitra Pemerintah Daerah yang berperan memberikan dukungan moril, edukasi, serta upaya pencegahan agar seluruh tahapan Pilkades berlangsung secara damai, jujur, adil, dan berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas demokrasi desa sejak awal tahapan hingga penetapan hasil.

Antonius mengajak seluruh pihak membangun komitmen bersama melalui tiga hal utama. Pertama, Pemerintah Daerah, aparatur desa, BPD, dan ASN diminta menjaga netralitas sebagai fondasi kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Kedua, para calon kepala desa beserta tim sukses diimbau mengedepankan etika politik dengan berkompetisi secara sehat serta menghindari praktik politik uang, penyebaran informasi menyesatkan, maupun kampanye yang menyerang pihak lain.

Ketiga, masyarakat diajak berpartisipasi aktif mengawal seluruh tahapan Pilkades, termasuk berkonsultasi atau menyampaikan informasi kepada Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran atau potensi persoalan selama proses berlangsung.

"Apabila terdapat hal-hal yang dirasa tidak sesuai dengan aturan atau berpotensi menimbulkan persoalan selama tahapan Pilkades berlangsung, silakan berkonsultasi atau menyampaikan informasi kepada kami di Bawaslu Kabupaten Ngada. Kami siap menjadi rumah diskusi yang aman, mulai dari proses hingga lahirnya keputusan final nantinya," kata Antonius.

Selain itu, Bawaslu Kabupaten Ngada memetakan sejumlah isu strategis yang perlu diantisipasi sejak dini, mulai dari dinamika Daftar Pemilih Tetap (DPT), proses pencalonan, potensi sengketa proses, hingga masih adanya ruang pengaturan teknis yang dapat memicu perbedaan tafsir. Antonius juga mengingatkan potensi intervensi berupa politik uang, penyalahgunaan bantuan sosial, intimidasi, penyebaran isu SARA, serta persoalan netralitas penyelenggara.

Di sisi lain, potensi sengketa hasil seperti kemenangan kotak kosong, perolehan suara yang sama, maupun gugatan yang dapat berdampak pada kekosongan jabatan kepala desa perlu diantisipasi melalui koordinasi yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi. Menutup sambutannya, Antonius mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi yang kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan Pilkades hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah, penyelenggara, para calon, dan masyarakat. "Kami percaya, dengan sinergi yang kuat, Pilkades Serentak Tahun 2026 akan melahirkan kepala desa yang berintegritas sekaligus memperkuat demokrasi di tingkat desa. Mari kita sukseskan Pilkades Ngada Tahun 2026 dengan semangat Sukses Penyelenggaraan, Damai di Masyarakat," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....