Program Germas SAPA di Ngada Berlanjut dengan Rencana Aksi 2027

  • 29 Jun 2026 10:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) di Kabupaten Ngada memasuki tahap akhir melalui kegiatan monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang digelar di Aula BAPPERIDA Ngada, Selasa 23 Juni 2026 tersebut menghasilkan penyusunan rencana aksi sebagai tindak lanjut pelaksanaan program pada 2027.

Monitoring dan evaluasi menjadi penutup rangkaian Program Germas SAPA Tahun 2026 yang dilaksanakan Balai POM di Ende. Rencana aksi disusun oleh lokasi intervensi di tingkat desa, pasar, dan sekolah untuk memastikan keberlanjutan program secara mandiri.

Program Germas SAPA merupakan integrasi dari Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), dan Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (SAPA Sekolah). Melalui pendekatan tersebut, masyarakat didorong menerapkan prinsip keamanan pangan di lingkungan masing-masing.

Sebanyak 60 peserta dari berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, pemerintah desa, pengelola pasar, dan sekolah mengikuti kegiatan tersebut. Peserta juga memperoleh materi mengenai pengawasan keamanan pangan serta hasil monitoring pelaksanaan program selama 2026.

Kepala Balai POM di Ende Eko Agus Budi Darmawan menegaskan pentingnya keberlanjutan program setelah masa pendampingan berakhir.

"Keamanan pangan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena pada prinsipnya, bukan pangan jika tidak aman," ujarnya.

Balai POM di Ende berharap rencana aksi yang telah disusun dapat diimplementasikan oleh seluruh lokasi intervensi pada tahun mendatang. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya keamanan pangan secara berkelanjutan di Kabupaten Ngada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....