Wabup Matim Tinjau Perbaikan Darurat Crossway Wae Musur
- 27 Jun 2026 16:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, meninjau langsung proses penanganan darurat fasilitas penyeberangan crossway Wae Musur di Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Rabu 24 Juni 2026.
Fasilitas infrastruktur tersebut sebelumnya putus total akibat diterjang banjir pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026. Arus sungai yang meningkat drastis setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Rana Mese menyebabkan akses transportasi menuju tiga desa, yakni Desa Satar Lenda, Desa Lidi, dan Desa Bea Ngencung, lumpuh total.
Akibat kerusakan itu, aktivitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah terdampak sempat mengalami gangguan serius. Kunjungan Wakil Bupati Tarsisius dilakukan untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan optimal sekaligus melihat langsung kondisi terkini infrastruktur yang menjadi jalur vital penghubung masyarakat di kawasan tersebut.
Saat ini, alat berat dan tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur telah disiagakan di lokasi guna mempercepat proses perbaikan darurat agar akses masyarakat dapat segera kembali normal.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Ferdi Mbembok, mengatakan penanganan sementara di lokasi telah mulai dilakukan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Untuk di Wae Musur sudah mulai ditangani penanganan daruratnya. Dananya bersumber dari dana BTT. Mudah-mudahan tidak ada kendala cuaca supaya penanganan daruratnya bisa optimal,” ujar Ferdi saat dikonfirmasi RRI.
Selain penanganan jangka pendek, Ferdi menyebut Dinas PUPR bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga tengah menyiapkan langkah penanganan permanen berupa pembangunan jembatan.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama tim BPBD Kabupaten Manggarai Timur saat ini sedang melengkapi e-proposal yang akan diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai usulan pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.
“Usulannya untuk pembangunan jembatan permanen. Harapannya ini bisa lolos dan kita bisa mendapat alokasi pembangunan jembatan. Mohon doa dan dukungan dari kita semua,” ungkapnya.
Ia berharap usulan tersebut dapat segera disetujui sehingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan dan konektivitas masyarakat di wilayah Rana Mese kembali berjalan normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....