Jaga Kelestarian TN Komodo, 12 Personel Polri Raih Penghargaan di Labuan Bajo
- 25 Jun 2026 20:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Sejumlah personel kepolisian yang tergabung dalam tim operasi pengamanan kawasan hutan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerja mereka dalam menjaga kawasan konservasi tersebut.
Penghargaan diberikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum yang berlangsung di Hotel Crowne Plaza Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis 25 Juni 2026.
Penghargaan tersebut berasal dari Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, dan diserahkan oleh Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri, Mardiyono, bersama Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Suharyono.
Sebanyak dua personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT yang menerima penghargaan yakni Aipda Maselus Moruk dan Bripda Yakob Jevron Seubelan. Penghargaan juga diberikan kepada dua personel Satpolairud Polres Manggarai Barat, yakni Aipda Iswadi dan Bripka Nasarudin, serta dua personel Baharkam Polri, Bripka Febriana dan Bharatu Ramadhani.
Selain itu, enam personel Polres Manggarai Barat turut menerima penghargaan, yakni AKP Lutfi Darmawan Aditya, IPDA Ahdhar, Briptu Syamsul Bachri, Briptu Remigius Melki, Brigpol Ardianah Akhyar, dan Brigpol Isyak Wahyudin.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para personel, dalam menjaga kelestarian ekosistem serta menegakkan hukum di kawasan konservasi TN Komodo yang merupakan habitat asli satwa komodo.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Mardiyono mengatakan pemilihan Labuan Bajo sebagai lokasi pelaksanaan bimtek dan penganugerahan penghargaan memiliki alasan strategis. Menurutnya, kawasan TN Komodo merupakan salah satu destinasi pariwisata super prioritas nasional yang membutuhkan pengamanan dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan tim ini patut diapresiasi karena mampu menjalankan tugas dengan profesional, humanis, dan tetap mengedepankan koordinasi dengan masyarakat sekitar, terutama di kawasan penyangga NTT ini,” ujarnya.
Kegiatan bimtek tersebut berlangsung sejak 24 hingga 27 Juni 2026 dan diikuti aparat penegak hukum yang terlibat dalam pengamanan kawasan hutan dan konservasi. Selain meningkatkan kapasitas personel, kegiatan ini juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada aparat yang dinilai berprestasi dalam menjaga kelestarian kawasan TN Komodo dan sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....