Kapolda NTT Sambut Tim Supervisi Rekrutmen Polri 2026 Berprinsip BETAH

  • 25 Jun 2026 20:11 WIB
  •  Ende

RRI, CO.ID, Kupang - Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Rudi Darmoko menerima Tim Supervisi Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 di Kupang. Kunjungan berlangsung di Mapolda NTT, Kamis 25 Juni 2026, sebagai bagian pengawasan nasional terhadap seluruh tahapan rekrutmen anggota Polri tahun ini.

Tim supervisi dipimpin Karolabdokkes Pusdokkes Polri Brigjen Pol Sumi Hastry bersama sejumlah personel pengawas lainnya dari Mabes Polri pusat. Kehadiran mereka bertujuan memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan serta terhindar dari berbagai penyimpangan dan praktik curang sejak awal.

Dalam pertemuan itu, Kapolda didampingi Wakapolda, Karo SDM, Kabiddokkes, serta pejabat pelaksana seleksi lainnya di lingkungan Polda NTT. Jajaran tersebut memaparkan perkembangan pelaksanaan rekrutmen berikut mekanisme pengawasan yang diterapkan selama seleksi berlangsung pada tahun anggaran ini saja.

Kabid Humas Polda NTT Henry Novika Chandra menyebut supervisi menjadi instrumen penting menjaga objektivitas proses penerimaan anggota Polri daerah. Menurutnya, pengawasan dari Mabes Polri memastikan setiap tahapan seleksi dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada peserta maupun masyarakat luas setempat.

Prinsip BETAH menjadi landasan utama pelaksanaan rekrutmen untuk menjamin proses berlangsung bersih dan transparan bagi seluruh peserta seleksi. Pendekatan tersebut juga menekankan akuntabilitas serta aspek humanis dalam pelayanan kepada para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi.

Selama supervisi, tim menelaah kelengkapan administrasi yang digunakan panitia pada setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri tahun ini. Pemeriksaan turut mencakup prosedur kesehatan dan sistem pengawasan untuk menjaga integritas pelaksanaan seleksi secara menyeluruh dan berkelanjutan penuh.

Tim juga mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan seleksi dengan aturan internal yang berlaku di lingkungan kepolisian saat proses rekrutmen sedang berjalan. Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan potensi pelanggaran sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap seleksi anggota Polri di daerah tersebut.

Henry menegaskan Polda NTT mendukung penuh seleksi bersih tanpa praktik percaloan maupun intervensi pihak manapun dalam proses penerimaan anggota. Ia mengatakan seluruh peserta memiliki peluang setara berdasarkan kemampuan dan capaian hasil seleksi yang diperoleh secara objektif penuh.

Kapolda terus mengingatkan panitia agar menjaga integritas dan profesionalisme selama seluruh proses seleksi penerimaan anggota Polri berlangsung tahun. Komitmen tersebut dinilai penting untuk menghasilkan personel berkualitas yang siap menghadapi tantangan tugas kepolisian pada masa mendatang nanti.

Masyarakat dan orang tua peserta diminta tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan instan dengan imbalan tertentu kepada calon peserta. Panitia menegaskan hasil akhir ditentukan kompetensi peserta serta pencapaian pada seluruh tahapan seleksi yang diikuti secara resmi dan terbuka.

Saluran pengaduan telah disiapkan bagi masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran selama proses seleksi penerimaan anggota Polri berlangsung kini. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti untuk memastikan setiap dugaan penyimpangan dapat ditangani secara tepat cepat dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan supervisi berlangsung dalam suasana terbuka dengan komunikasi aktif antara tim dan panitia seleksi di Mapolda NTT hari itu. Pertukaran informasi dilakukan untuk memperkuat sinergi pengawasan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan rekrutmen anggota Polri secara berkelanjutan dan profesional.

Pengawasan berlapis diharapkan mampu menjaga kredibilitas proses sejak tahapan awal hingga akhir seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026. Dengan mekanisme tersebut hasil seleksi diharapkan mencerminkan kemampuan terbaik para peserta secara objektif dan kompetitif bagi kebutuhan institusi.

Polda NTT berharap rekrutmen tahun anggaran 2026 menghasilkan calon anggota yang berintegritas dan berdedikasi tinggi bagi pelayanan masyarakat luas nantinya. Hasil seleksi itu nantinya diproyeksikan memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri di daerah untuk mendukung tugas pelayanan dan keamanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....