Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Amalkan Pancasila
- 24 Jun 2026 15:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Ketua Umum Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, Yuslihayanti, menegaskan nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata generasi muda, bukan sekadar dipahami sebagai teori di ruang kelas. Pesan tersebut dinilai penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang berpotensi menggeser nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial.
Dalam Program OBRAS Pro 2 RRI Ende, Minggu malam, 1 Juni 2026, Yuslihayanti mengatakan generasi muda memegang peran strategis sebagai calon pemimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, penguatan karakter berbasis Pancasila perlu dilakukan sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan kurangnya pemahaman terhadap teori Pancasila, melainkan rendahnya implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial. Ia menilai budaya individualisme yang berkembang seiring kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan semangat gotong royong, musyawarah, dan kepedulian terhadap sesama.
“Pancasila tidak harus selamanya teori. Pancasila tidak harus selamanya tertulis. Tapi Pancasila itu adalah harus dipraktikkan,” kata Yuslihayanti.
Ia menjelaskan implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, menjaga tutur kata, membantu sesama, serta membangun komunikasi yang sehat dan penuh rasa hormat. Langkah kecil tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang damai, adil, dan harmonis.
Yuslihayanti juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital tidak boleh menghilangkan makna Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai positif, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan yang mampu menularkan nilai-nilai Pancasila kepada lingkungan sekitar. Peran tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan bangsa di tengah meningkatnya tantangan sosial serta derasnya arus informasi di era digital.
Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut perlu dijadikan refleksi bersama agar nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam tindakan masyarakat dan menjadi kekuatan menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Kalau nilai-nilai Pancasila benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka kita akan memiliki generasi yang kuat, berkarakter, dan mampu menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....