Kemenag Ende Dorong Pendidikan Islami Anak di RA Al-Hikmah

  • 22 Jun 2026 08:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pendidikan karakter dan nilai-nilai Islami menjadi sorotan dalam acara pelepasan dan perpisahan siswa-siswi RA Al-Hikmah Ende yang digelar di Aula Hotel Safari Ende , pada hari sabtu 20 Juni 2026 . Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Dra. M. Hadisyafani Mapawa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada pihak Hotel Semadi yang telah menyediakan tempat pelaksanaan acara sebagai bentuk kerja sama dengan Yayasan Al-Hikmah.

Ia menjelaskan, pendidikan di RA Al-Hikmah tidak hanya menekankan aspek pengetahuan umum, tetapi juga pembiasaan adab dan akhlak Islami dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut mulai dari tata cara makan, minum, hingga sikap sopan santun yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti makan dan minum dengan duduk menjadi bagian dari pendidikan karakter yang berdampak langsung pada perilaku anak, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Nilai-nilai tersebut, kata dia, terus melekat dan bahkan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya akses pendidikan bagi seluruh anak. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pihak terkait dalam mengatasi kendala penerimaan peserta didik.

“Kalau ada kendala dalam penerimaan di sekolah lanjutan, hal itu perlu dikomunikasikan bersama agar anak tetap mendapatkan tempat belajar yang layak,” ujarnya.

Hadisyafani juga mengingatkan bahwa sekolah, termasuk SLB dan jenjang lainnya, pada prinsipnya telah membuka ruang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan. Namun, keterbatasan kuota dan administrasi kerap menjadi tantangan yang perlu diantisipasi sejak dini.

Ia menambahkan, orang tua perlu mendapatkan informasi yang jelas terkait pilihan sekolah agar tidak terjadi kebingungan saat proses pendaftaran ke jenjang berikutnya. Dengan demikian, tidak ada anak yang terhenti pendidikannya hanya karena kendala teknis. kepercayaan tersebut merupakan amanah besar dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Anak - anak ini adalah generasi penerus yang akan membawa nama baik keluarga, agama, dan bangsa. Karena itu, pendidikan mereka harus terus dilanjutkan sesuai cita-cita dan potensi masing-masing,” katanya.

Acara pelepasan tersebut ditutup dengan harapan agar sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah terus terjaga demi melahirkan generasi yang unggul, berkarakter Islami, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....